Detik-detik Penebang Pohon Tewas Dihantam Batang Kayu, Disaksikan Puluhan Warga

Kamis 03 Sep 2026 - 13:34 WIB
Reporter : Doni Bae
Editor : Doni Bae

BACAKORAN.CO  – Suasana di depan SMP Negeri 29 Depok, kawasan Jembatan Serong, Pancoran Mas, mendadak berubah mencekam, Rabu (2/9/2026) siang.

Warga yang semula merekam aksi penebangan pohon dengan ponsel justru menyaksikan kecelakaan kerja yang menewaskan pekerja berinisial Y setelah korban diduga dihantam batang pohon dari ketinggian sekitar tujuh meter.

Sebelum kejadian, arus kendaraan di lokasi sempat dihentikan. Sejumlah pengendara motor dan mobil diminta menunggu karena seorang pekerja tengah menebang pohon di tepi jalan.

Sebagian warga bahkan mengeluarkan telepon seluler. Mereka merekam proses penebangan menggunakan chainsaw atau gergaji mesin.

BACA JUGA:Viral! Alami Kecelakaan Kerja, Karyawan PT Changsin Meninggal Usai Operasi di RS Daerah Karawang

BACA JUGA:Tris Rizki Akbar, WNI Asal Palembang Tewas Kecelakaan Kerja di Jepang, Pesan Terakhir Lewat Video Call dengan

Suara mesin meraung. Tak lama kemudian terdengar bunyi kayu patah. Pohon mulai tumbang meski belum sepenuhnya terputus.

Warga yang menyaksikan sempat bersorak ketika pohon tersebut jatuh. Namun, beberapa detik kemudian situasi berubah drastis.

Batang kayu yang patah diduga menghantam tubuh Y. Korban terpental dari posisinya di atas pohon. Tubuhnya kemudian jatuh dari ketinggian sekitar tujuh meter.

Korban menghantam trotoar. Y juga diduga sempat terkena sejumlah cabang pohon sebelum tubuhnya jatuh ke tanah. “Lukanya di mulut, kena cabang pohon yang panjang,” ujar seorang sumber di lokasi.

BACA JUGA:Terima Kasih Pak Prabowo, Rakyat Katanya Sudah Kaya dan Anak-anak Tak Lagi Kelaparan

BACA JUGA: Buntut Keracunan 566 Santri, SPPG Disanksi Berat dan Diusul Pecat

Warga dan rekan kerja korban langsung melakukan evakuasi. Y sempat dibawa ke fasilitas kesehatan di kawasan Citayam untuk mendapatkan pertolongan.

Namun, kondisi korban cukup parah. Y kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Bhakti Husada. Setelah mendapatkan penanganan medis, korban dinyatakan meninggal dunia.

Polisi membenarkan kejadian tersebut. Aparat menyebut insiden itu merupakan kecelakaan kerja dalam proyek pelebaran Jalan Raya Cipayung.

Peristiwa itu kini menjadi perhatian karena pekerjaan penebangan dilakukan di tepi jalan yang masih dilalui masyarakat. Polisi juga menemukan dugaan persoalan dalam aspek keselamatan kerja.

BACA JUGA:Kesal Sisa Pembayaran HP, Pria di Tanjung Raja Rampas Motor

BACA JUGA:Laporan Wanita yang Bakar Rumah Mertua di Desa Tambak Diusut Polisi, Mantan Suami Ditetapkan Tersangka

Dalam penanganan awal, polisi menyebut korban tidak menggunakan perlengkapan keselamatan kerja yang memadai saat bekerja di ketinggian.

Fakta tersebut masih didalami. Polisi memeriksa rangkaian kejadian, termasuk cara penebangan, posisi korban saat bekerja, kondisi pohon, hingga penerapan standar keselamatan kerja dalam proyek pelebaran jalan.

Pendalaman diperlukan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan kerja penebang pohon di Depok tersebut. Polisi juga masih mengumpulkan keterangan dari saksi dan pihak terkait.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya penerapan prosedur keselamatan ketika pekerjaan dilakukan di ketinggian, terlebih di area yang berdekatan dengan jalan umum dan fasilitas pendidikan. Hasil pemeriksaan polisi akan menentukan langkah selanjutnya terkait insiden yang merenggut nyawa Y tersebut.

Kategori :