Kemensos Ungkap Sanggahan Data Bansos Makin Banyak

Rabu 09 Sep 2026 - 21:00 WIB
Reporter : Wira
Editor : djarwo

BACAKORAN.CO - Kementerian Sosial (Kemensos) mengonfirmasi semakin banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mengajukan sanggahan terkait data penerima bantuan sosial (bansos) pada 2026.

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menyebut jumlah sanggahan tahun ini diyakini lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.

“Sudah makin banyak. Dibanding tahun lalu saya yakin tahun ini lebih banyak yang melakukan sanggah,” kata Saifullah Yusuf, dikutip dari Antara, Senin (7/9/2026).

Menurut Saifullah, meningkatnya jumlah masyarakat yang mengajukan sanggahan tidak terlepas dari semakin banyaknya kanal yang disediakan pemerintah. 

Kanal tersebut memungkinkan masyarakat mengusulkan warga yang dinilai layak menerima bantuan sekaligus melaporkan penerima yang dianggap sudah tidak memenuhi kriteria.

Salah satu kanal yang dapat digunakan masyarakat adalah aplikasi Cek Bansos Kemensos. Aplikasi tersebut juga menyediakan akses terhadap informasi terkait Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

BACA JUGA:Prabowo Instruksikan Seluruh WNI Punya Rekening Bank, BRI dan BSI Siapkan untuk Percepat Bansos

Cara Sanggah Data Bansos

Masyarakat dapat menyampaikan informasi apabila menemukan ketidaksesuaian dalam data penerima bansos.

Pengaduan dapat dilakukan melalui sejumlah kanal resmi yang disediakan pemerintah.

Beberapa kanal yang tersedia antara lain aplikasi Cek Bansos Kemensos, call center Kemensos di nomor 021-171, WhatsApp Center Kemensos di 08877171171, serta laman perlinsos.kemensos.go.id.

Masyarakat juga dapat memberikan informasi jika menemukan warga yang dinilai layak menerima bantuan tetapi belum tercatat sebagai penerima.

Sebaliknya, laporan juga dapat disampaikan jika terdapat penerima bansos yang dinilai sudah tidak layak tetapi masih mendapatkan bantuan.

Badan Pusat Statistik (BPS) turut menyediakan akses informasi mengenai desil DTSEN. Data desil menjadi salah satu bagian yang digunakan pemerintah dalam proses pemutakhiran data sosial dan ekonomi masyarakat.

BACA JUGA:Desil Bansos Disorot, Rumah Bagus Tak Selalu Berarti Mampu

Sanggahan Tidak Langsung Hentikan Bansos

Kemensos menegaskan pengajuan sanggahan tidak otomatis membuat bantuan sosial seseorang dihentikan.

Kategori :