Bacakoran.co - Bagi pemilik mobil, perubahan kondisi jalan ini bukan sekadar soal membawa payung atau memastikan kaca tetap bersih. Ada sejumlah komponen kendaraan yang perlu diperiksa sebelum mobil lebih sering digunakan dalam kondisi hujan. Ban, rem, wiper, lampu, hingga sistem kelistrikan harus berada dalam kondisi baik agar kendaraan tetap aman digunakan.
Persiapan sejak awal juga penting karena masalah kecil pada kendaraan bisa terasa lebih serius ketika mobil harus melewati jalan licin, genangan, atau hujan dengan jarak pandang terbatas.
Lantas, apa saja yang perlu dipersiapkan?
BACA JUGA:Badai EV Baru! 6 Merek Otomotif Ini Siap Bikin Kejutan di GIIAS Akhir Juli 2026
1. Cek Kondisi Ban Sebelum Sering Berkendara Saat Hujan
Ban menjadi salah satu komponen paling penting ketika mobil melaju di jalan basah.
Pastikan tekanan ban sesuai rekomendasi pabrikan. Informasi tekanan yang dianjurkan biasanya tercantum pada label kendaraan atau buku manual.
Selain tekanan, periksa pula kondisi telapak ban. Alur ban yang sudah aus dapat mengurangi kemampuan ban membuang air dari permukaan jalan.
Kondisi ini penting diperhatikan karena jalan basah dapat meningkatkan risiko kendaraan kehilangan traksi.
Jika permukaan ban sudah aus, retak, atau terdapat kerusakan lain, jangan menunda pemeriksaan ke bengkel.
Jangan Hanya Melihat Ban dari Sisi Luarnya
Pemeriksaan ban sebaiknya tidak berhenti pada tampilan kasatmata.
Periksa apakah ada benda asing yang menancap, kerusakan pada dinding ban, atau keausan yang tidak merata. Jika menemukan kondisi yang meragukan, sebaiknya minta teknisi melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
BACA JUGA:Geely Guncang Jagat Otomotif, Pecahkan Rekor Dunia Sebagai Mobil Paling Irit Pernah Diciptakan
2. Pastikan Wiper Masih Bekerja Optimal
Wiper menjadi komponen sederhana tetapi sangat penting ketika hujan turun.
Karet wiper yang sudah keras atau rusak biasanya tidak mampu menyapu air dengan sempurna. Akibatnya, kaca depan masih meninggalkan garis air atau area yang tidak tersapu.