Pemeriksaan di bengkel dapat membantu mengetahui apakah aki atau komponen terkait masih dalam kondisi layak.
6. Bersihkan Kaca dan Pastikan Tidak Mengganggu Pandangan
Kaca mobil yang kotor atau memiliki lapisan noda dapat mengganggu visibilitas ketika hujan.
Periksa kaca depan dan pastikan permukaannya bersih. Noda, kerak, atau jamur kaca yang cukup parah dapat membuat pantulan cahaya semakin mengganggu ketika terkena lampu kendaraan lain.
Selain kaca depan, kaca spion juga perlu dibersihkan agar pandangan ke belakang tetap optimal.
Kebersihan kaca memang terlihat sederhana, tetapi dampaknya terasa ketika mobil digunakan dalam kondisi hujan dan pencahayaan rendah.
7. Periksa Saluran Pembuangan Air
Air hujan harus memiliki jalur untuk mengalir keluar dari bagian kendaraan.
Karena itu, pastikan area saluran pembuangan air tidak dipenuhi daun, lumpur, atau kotoran yang dapat menyumbat aliran.
Hal ini terutama penting pada area sekitar kaca depan dan bagian lain yang memiliki jalur drainase.
Membersihkan kotoran secara rutin dapat membantu mencegah air menggenang di area yang seharusnya menjadi jalur pembuangan.
BACA JUGA:Gokil, Salip Tesla dan VW, BYD Jadi Raksasa Otomotif dengan Penjualan Tembus 15 Juta Unit!
8. Siapkan Perlengkapan Darurat di Mobil
Persiapan menghadapi musim hujan tidak hanya berkaitan dengan komponen kendaraan.
Sediakan perlengkapan yang mungkin dibutuhkan ketika terjadi kondisi tidak terduga, seperti kotak P3K, senter, segitiga pengaman, alat pengisi daya ponsel, serta perlengkapan lain sesuai kebutuhan.
Pastikan juga dokumen kendaraan dan kontak bantuan darurat mudah diakses.
Untuk perjalanan jauh, periksa kondisi ban cadangan dan peralatan untuk mengganti ban jika kendaraan memilikinya.
BACA JUGA:Gokil, Salip Tesla dan VW, BYD Jadi Raksasa Otomotif dengan Penjualan Tembus 15 Juta Unit!