Kondisi tersebut dapat mengganggu pandangan pengemudi, terutama ketika hujan turun deras.
Sebelum musim hujan semakin sering, nyalakan wiper dan perhatikan hasil sapuannya. Jika muncul garis, suara berdecit, atau sebagian kaca tidak tersapu dengan baik, pertimbangkan untuk menggantinya.
Jangan lupa memastikan cairan washer tersedia dan nozzle penyemprot bekerja normal.
3. Periksa Rem, Jangan Menunggu Ada Masalah
Sistem pengereman merupakan komponen keselamatan yang tidak boleh diabaikan.
Perhatikan apakah pedal rem terasa berbeda dari biasanya, muncul suara tidak normal, atau mobil membutuhkan jarak pengereman lebih panjang.
Jika menemukan perubahan tersebut, lakukan pemeriksaan di bengkel.
Pengemudi juga perlu memahami bahwa kondisi jalan basah dapat memengaruhi traksi. Karena itu, gaya berkendara saat hujan sebaiknya lebih halus dan tidak mengandalkan pengereman mendadak.
4. Pastikan Semua Lampu Mobil Berfungsi
Hujan deras dapat membuat jarak pandang berkurang. Pada kondisi seperti ini, lampu kendaraan tidak hanya membantu pengemudi melihat, tetapi juga membantu kendaraan lebih mudah terlihat oleh pengguna jalan lain.
Periksa lampu utama, lampu rem, lampu sein, lampu mundur, serta lampu kabut jika kendaraan memilikinya.
Pastikan tidak ada lampu yang mati atau redup secara tidak wajar.
Lampu yang bersih juga penting. Kotoran pada permukaan lampu dapat mengurangi kualitas pencahayaan.
5. Periksa Aki dan Sistem Kelistrikan
Musim hujan juga menjadi waktu yang tepat untuk memperhatikan kondisi kelistrikan kendaraan.
Periksa kondisi aki, terutama jika mobil mulai sulit dinyalakan. Untuk kendaraan yang menggunakan aki dengan terminal yang dapat diperiksa, pastikan tidak terdapat korosi berlebihan pada terminal.
Jika terdapat tanda-tanda masalah kelistrikan, sebaiknya jangan menunggu kendaraan benar-benar mogok.