Salah satu poin paling tegas adalah penolakan terhadap tekanan eksternal.
“Kami tidak suka didikte oleh satu atau dua kekuatan tertentu. Kita harus tangguh dan kemudian kita akan benar-benar mandiri. Kami telah memperkuat fondasi kami untuk menjaga perdamaian dan membangun kepercayaan,” tegas Prabowo.
Kekuatan sejati, kata dia, selalu bermula dari dalam negeri.
Ia merinci fondasi kemandirian kemampuan memenuhi kebutuhan pangan rakyat, menjamin pasokan energi, mendidik anak-anak, serta memberikan kesempatan hidup sejahtera.
Hanya dengan fondasi domestik yang kuat, sebuah bangsa bisa menentukan arah kebijakannya sendiri tanpa ketergantungan.
BACA JUGA:Kemenhaj Hapus Lunas Tunda Ganti, Antrean Haji Tak Bisa Dimainkan
Kerja sama energi disebut sebagai contoh konkret.
Prabowo mendorong konektivitas sistem energi antarnegara BRICS untuk memperkuat keamanan energi, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan membangun ketahanan berkelanjutan.
BRICS mewakili setengah populasi dunia, bagian besar perekonomian, dan perdagangan global, serta menyatukan pasar besar dan produsen energi utama.
“BRICS mewakili setengah dari seluruh umat manusia dan bagian yang besar dari perekonomian global serta perdagangan global. BRICS menyatukan pasar-pasar terbesar di dunia dan para produsen energi utama. Hal ini memberikan kita kekuatan kolektif yang sangat besar,” ujar Prabowo.
Namun kekuatan itu tidak boleh berhenti di atas kertas.
“Inilah jenis kekuatan kolektif yang kita butuhkan. Kekuatan yang tidak berhenti di atas kertas, tetapi diterjemahkan menjadi peluang bagi masyarakat kita. Kekuatan yang memungkinkan Global South memiliki suara yang lebih besar dalam membentuk masa depannya sendiri,” katanya.
BACA JUGA:Update! Ini Kronologi Temuan Terbaru: Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Hilang di Anak Krakatau
Ia menekankan perlunya reformasi sistem multilateral dan lembaga keuangan internasional agar Global South mampu membiayai masa depannya sendiri.
Mobilisasi sumber daya untuk infrastruktur dan pembangunan menjadi kunci kemandirian pembiayaan.
“Dengan memobilisasi sumber daya untuk infrastruktur dan pembangunan, kita dapat memperkuat kapasitas Global South untuk membiayai masa depannya sendiri,” lanjut Prabowo.