Skema lain yang disebut ialah melibatkan aparatur sipil negara (ASN) yang sudah bekerja. Mereka dapat diberi penugasan singkat selama dua atau tiga minggu untuk membantu sekolah tertentu sesuai kebutuhan daerah.
BACA JUGA:Massa Kepung Rumah Kades, Brimob Evakuasi Dua Terduga Jambret
BACA JUGA:Pemain Ini Jadi Perhatian Shin Tae-yong, Tekankan Ini Saat Menjamu Java United FC
Gagasan tersebut muncul ketika pemerintah juga tengah menjalankan sejumlah program penataan dan peningkatan kualitas guru. Kemendikdasmen, misalnya, pada 2026 membuka seleksi Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi calon guru serta mempercepat sertifikasi guru tertentu.
Dengan demikian, pembahasan pengangkatan guru kembali ke pusat tidak hanya menyangkut siapa yang memiliki kewenangan merekrut. Pemerintah juga perlu menyiapkan pemetaan kebutuhan guru, standar seleksi, distribusi tenaga pendidik, serta jalur pengembangan kompetensi agar kebijakan tersebut dapat berjalan efektif.