Mitos atau Fakta! Isra Miraj dalam Perspektif Sains, Apakah Mungkin Melintasi Ruang dan Waktu?
Penjelasan ilmiah tentang Isra Mi'raj--Ist
Jarak tidak lagi menjadi hambatan, sehingga perjalanan dari Makkah ke Yerusalem, hingga ke langit, dapat terjadi dalam waktu sekejap.
Ketika Mi'raj, Rasulullah juga melampaui batas waktu.
Yang menjelaskan bagaimana beliau dapat bertemu para nabi yang telah wafat di masa lalu.
Melihat surga dan neraka yang merupakan kejadian di masa depan, serta menyaksikan sungai-sungai di dunia yang eksis di masa kini.
Dalam konteks sains modern, konsep ini memiliki kemiripan dengan teori relativitas Einstein yang menyatakan bahwa waktu bersifat relatif dan dapat berubah dalam kondisi tertentu.
Meskipun sains modern belum mampu menjelaskan fenomena supranatural seperti Isra Miraj.
Konsep seperti teori relativitas Einstein dan teori dimensi tambahan dalam fisika kuantum memberikan sedikit gambaran mengenai kemungkinan adanya dimensi lain di luar pemahaman manusia saat ini.
Dalam fisika modern, teori dimensi ekstra seperti dalam teori string menyatakan bahwa alam semesta tidak hanya terdiri dari tiga dimensi ruang dan satu dimensi waktu.
Tetapi bisa memiliki lebih banyak dimensi yang belum terjangkau oleh manusia.
Isra Miraj juga bisa dikaitkan dengan konsep wormhole atau lorong waktu, yang secara teori memungkinkan perjalanan lintas ruang dan waktu secara instan.