bacakoran.co – insiden tiga turis asing jatuh secara beruntun di jalur ekstrem pelawangan sembalun menuju memaksa pihak taman nasional (tngr) menutup jalur tersebut demi keselamatan pendaki.
namun, penutupan jalur pendakian rinjani ini hanya sementara.
adapun jalur pendakian rinjani ditutup setelah kejadian tewasnya pendaki brasil, juliana marins, lalu korban jatuh berasal dari swiss, belanda, dan malaysia.
serentetan insiden, rinjani bukan pendakian biasa
kepala tngr, yarman, menyatakan penutupan ini adalah langkah darurat.
“kami sudah lakukan asesmen, dan jalur itu sangat ekstrem. tidak hati-hati sedikit saja, bisa berujung fatal,” ujarnya.
tngr saat ini sedang mengevaluasi bentuk perbaikan teknis, termasuk kemungkinan pemasangan tali pengaman di titik-titik rawan.
turis belanda terpeleset, leher cidera
musibah terbaru menimpa sarah tamar van hulten, pendaki asal belanda yang jatuh saat menuruni jalur maut menuju danau segara anak.
insiden terjadi kamis siang (17/7/2025) dan langsung memicu aksi evakuasi.
“korban mengalami cidera leher dan langsung dievakuasi ke bali menggunakan helikopter,” ujar dandim 1615 lombok timur, letkol inf eky anderson.
sehari sebelumnya, turis swiss patah tulang
tak kalah mencekam, sehari sebelumnya (16/7/2025), pendaki asal swiss berinisial be juga terpeleset di jalur bebatuan sebelum jembatan pertama.
guide menyebut be hendak turun ke danau usai summit ke puncak rinjani.
be langsung dievakuasi dengan delapan personel dan diterbangkan ke bali.
beruntung, meski mengalami patah tulang, korban masih sadar saat diselamatkan.
pendaki malaysia jatuh, terkilir di jalur sama
sebelum dua kasus di atas, pendaki malaysia berinisial nah jatuh pada 27 juni 2025.
ia terpeleset dan mengalami kaki terkilir, namun kondisinya kini telah pulih dan bisa kembali berwisata di sekitar senaru.
“sudah bisa jalan dan bahkan ikut rombongan menikmati air terjun,” kata yarman.
e-rinjani ditutup sementara, puncak masih bisa dikunjungi
meski jalur ke segara anak ditutup, pendaki yang telah memesan sebelumnya masih bisa melanjutkan ke puncak rinjani.
namun aplikasi pendaftaran erinjani kini dibekukan sementara hingga waktu yang belum ditentukan.
“tim sedang evaluasi, apakah perlu tali, pagar, atau sistem peringatan baru,” jelas yarman.
peringatan keras: rinjani bukan tempat main-main
tngr mengimbau seluruh guide dan tour organizer meningkatkan kewaspadaan.
“jangan anggap enteng rinjani. jalur ini butuh fokus, fisik kuat, dan mental siap,” tegas yarman.
pihaknya berharap tidak ada lagi tragedi seperti kasus juliana marins, pendaki brasil yang sebelumnya kehilangan nyawa di lokasi yang sama.