Ucapan Sri Mulyani Guru Jadi Beban Negara Viral di Medsos, Warganet Auto Panas
Viral Ucapan Sri Mulyani Sebut Guru Beban Negara bikin heboh media sosial--Kemenkeu.go.id
Ia menilai, jika arah kebijakan mengarah pada privatisasi, akan ada risiko ketimpangan antara universitas besar dan kampus daerah.
BACA JUGA:Anggota Drum Band di Muaro Jambi Nangis Batal Tampil Gegara Panitia Putar Lagu Ultah untuk Camat
Risiko Privatisasi Pendidikan
Sri Lestari menjelaskan bahwa di negara lain memang ada model pendanaan riset dari swasta.
Namun di Indonesia model ini berpotensi menimbulkan kesenjangan.
Universitas besar bisa lebih mudah mendapat dukungan, sementara perguruan tinggi di daerah bisa semakin tertinggal.
“Dosen di Indonesia tidak hanya menjalankan penelitian, tetapi juga pengajaran dan pengabdian masyarakat, ditambah beban administratif yang besar. Pertanyaannya, apakah indikator kinerja yang selama ini digunakan sudah adil, transparan, dan tidak memberatkan?” ungkap Tari.
BACA JUGA:Kandungan Tak Sesuai Label, Ini Daftar 21 Produk Kosmetik yang Izin Edarnya Dicabut BPOM!
BACA JUGA:PNS Gigit Jari! Sri Mulyani Tegaskan Gaji Tak Naik di 2026, APBN Difokuskan untuk Ini!
Dari sini terlihat jelas bahwa Viral Ucapan Sri Mulyani Sebut Guru Beban Negara bukan sekadar isu gaji.
Lebih dari itu, ini menyentuh sistem pendidikan secara keseluruhan, termasuk model pembiayaan, distribusi keadilan, serta beban kerja yang dipikul dosen maupun guru.
Jika benar privatisasi pendidikan makin diperluas, risiko lain adalah meningkatnya biaya pendidikan.
Hal ini bisa membuat masyarakat menengah ke bawah semakin sulit mendapatkan akses.
BACA JUGA:Heboh! Video Robek Bendera Merah Putih Pakai Cutter, Siswa MAN 1 Padang Gagal Ujian
BACA JUGA:Ngeri! Besi Pembatas Tembus Kabin 2 Bus di Tol Brebes KM 264, Penyebabnya?