PM Thailand Paetongtarn Shinawatra Resmi Dipecat: Skandal Telepon dan Ketegangan Regional Jadi Pemicu
Paetongtarn shinawatra resmi dipecat, mahkamah konstitusi thailand putuskan pelanggaran etik--
Proses pemilihan PM baru diperkirakan akan memakan waktu panjang, mengingat koalisi Partai Pheu Thai yang dipimpin Paetongtarn kini kehilangan posisi tawar di parlemen.
Skandal ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Thailand dan Kamboja.
BACA JUGA:MK Ketok Palu! Inilah Nama-Nama Wamen Rangkap Jabatan Komisaris BUMN yang Terancam Mundur
BACA JUGA:Selain Ribuan Driver Ojol, Pemprov DKI Jakarta Hadir dan Fasilitasi Pemakaman Affan Kurniawan
Konflik bermula dari insiden baku tembak di wilayah sengketa Segitiga Zamrud yang menewaskan seorang tentara Kamboja.
Ketegangan berlanjut dengan pembatasan impor, larangan media, dan penutupan perbatasan oleh kedua negara.
Situasi semakin memburuk setelah ledakan ranjau di perbatasan memicu perang singkat selama beberapa hari.
Gencatan senjata akhirnya tercapai setelah mediasi oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Pemecatan Paetongtarn Shinawatra menandai babak baru dalam dinamika politik Thailand yang selama dua dekade terakhir diwarnai oleh konflik antara dinasti Shinawatra dan kelompok konservatif.
BACA JUGA:Geledah Rutan Prabumulih, Tim Gabungan Temukan Benda-benda Terlarang, Pelaku Terancam Sangsi
Skandal telepon dan ketegangan regional menjadi pemicu utama lengsernya PM termuda dalam sejarah Thailand.
Kini, publik menanti arah baru pemerintahan dan stabilitas politik di Negeri Gajah Putih.