Reshuffle Kabinet 2025: Dito Ariotedjo Tinggalkan Kemenpora Setelah Dua Tahun Mengabdi
Reshuffle Kabinet 2025: Dito Ariotedjo Tinggalkan Kemenpora Setelah Dua Tahun Mengabdi--CNBC Indonesia
“Mungkin nanti saya bisa transfer knowledge,” ucapnya.
Selama masa kepemimpinannya, Dito dikenal aktif dalam membenahi tata kelola olahraga nasional.
BACA JUGA:Ngeri, Alvi Tersangka Mutilasi Wanita di Mojokerto Pernah Bekerja Sebagai Tukang Jagal Hewan!
BACA JUGA:Tragis! Pria di Bangkalan Tewas Jadi Korban Bacok 2 Orang saat Boncengan dengan Sang Istri di Jalan
Ia terlibat dalam pembahasan revisi Undang-Undang Olahraga, serta menggagas reformasi dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON).
Tak hanya itu, ia juga berupaya keras agar Indonesia bisa menjadi tuan rumah berbagai ajang olahraga internasional, sebagai bagian dari diplomasi olahraga dan penguatan citra bangsa di mata dunia.
Prestasi Dito selama menjabat sebagai Menpora tidak bisa dipandang sebelah mata.
Di bawah kepemimpinannya, Indonesia berhasil meraih medali emas cabang sepak bola dalam ajang SEA Games 2023, sebuah pencapaian yang sangat membanggakan setelah penantian panjang.
BACA JUGA:Diduga Mabuk, Husein Bikin Ricuh Posko Aliansi Masyarakat Pati Bersatu hingga Diteriaki Pengkhianat
Selain itu, Indonesia juga sukses menjadi tuan rumah dua ajang bergengsi: Piala Dunia U-17 2023 dan Piala Dunia Basket 2023.
Kedua event tersebut tidak hanya menunjukkan kemampuan Indonesia dalam menyelenggarakan kompetisi kelas dunia, tetapi juga memperkuat posisi negara dalam peta olahraga internasional.
Dito pertama kali menjabat sebagai Menpora pada tahun 2023, menggantikan Zainudin Amali yang memilih mundur untuk fokus pada perannya sebagai Wakil Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Selama menjabat, Dito melayani di bawah dua presiden berbeda, Joko Widodo dan Prabowo Subianto, sebuah pengalaman yang memperkaya perspektifnya dalam dunia pemerintahan dan kebijakan publik.
BACA JUGA:Ahmad Dhani Usulkan RUU Anti Flexing untuk Pejabat, Netizen: Boleh Korup Asal Jangan Pamer?