Kepala SMPN 1 Prabumulih dan Satpam Dimutasi Lantaran Larang Parkir Mobil Anak Wali Kota?
Tangis haru mantan Kepala SMP Negeri 1 Prabumulh Roni Ardiansyah SPD MSi. (foto: prabumulihpos.bacakoan.co)--
BACA JUGA:Cak Arlan : Pilih Salah Satu, Ketua RT atau PPPK, Jika Tidak, Akan Dicoret
BACA JUGA:H Arlan : Tak Mau Pindah, Kita Bongkar! Jual Beli Kios, Kita Pidanakan!
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Prabumulih, A Darmadi Pd M Si saat di konfirmasi media, menegaskan bahwa mutasi adalah hal yang wajar terjadi dalam birokrasi.
Menurutnya, kebijakan tersebut bertujuan untuk penyegaran di lingkungan sekolah dan Dinas Pendidikan. “Mutasi itu hal biasa, bukan sesuatu yang luar biasa. Hari ini Pak Roni, besok-besok mungkin sekolah lain yang akan mengalami hal serupa. Itu bagian dari penyegaran agar roda organisasi tetap berjalan dinamis,” jelas Darmadi, seperti dikutip dari prabumulihpos.bacakoran. co. Senin 15 september 2025.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan segera mengumumkan penempatan baru bagi Roni Ardiansyah setelah SK keluar dari pemerintah. “Kita tunggu saja prosesnya, begitu SK turun akan langsung kita sampaikan ke publik,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Prabumulih, H Arlan ketika memimpin apel bersama guru di Stadion Olahraga Talang Jimar Prabumulih, Selasa, 16 september 2025 mengatakan bahwa Mutasi itu hal biasa, dilakukan untuk perbaikan dan penyegaran.
BACA JUGA:Ganasnya China Masters 2025, 3 Wakil Indonesia Langsung Tumbang di Hari Pertama
BACA JUGA:Harga Selangit dan Sulit Ditebus, Barca Tetap Goda Penyerang Gacor City
Cak Arlan menegaskan bahwa tugas kepala sekolah dan guru bukan hanya mendidik, tetapi juga melayani siswa dengan baik. "Anak Wali Kota saja tidak dilayani dengan baik, apalagi siswa biasa. Kejadian ini harus menjadi evaluasi agar ke depan lebih baik lagi,"katanya.
Arlan mengatakan bahwa seorang Kepala Sekolah tidak boleh terlalu kaku dalam menerapkan kebijakan. Dia mengaku sudah menekankan, tidak ada lagi pungli di sekolah. "Kalau masih ada, maka akan di tindak tegas agar ada efek jera,"katanya.