Aksi Pencurian Sepeda Motor di Palmerah Berujung Penembakan, Seorang Warga Terkena Luka Tembak
Kerusakan pagar rumah warga terjadi akibat tembakan pelaku pencurian sepeda motor di Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (6/1/2026).--Kompas.com
Kapolsek Palmerah, Kompol Gomos Simamora, membenarkan adanya insiden penembakan dalam aksi pencurian tersebut.
Ia menjelaskan bahwa satu orang warga menjadi korban luka tembak di bagian kaki.
“Pada saat ada yang membantu, warga tertembak di bagian kaki oleh senjata tersebut,” ujar Kompol Gomos Simamora kepada wartawan, Rabu (7/1/26), dikutip dari detikNews.
Menurut Gomos, kedua pelaku sempat berhasil melarikan diri dengan membawa sepeda motor hasil curian.
Sementara itu, sepeda motor yang digunakan pelaku justru tertinggal di lokasi kejadian akibat aksi tarik-menarik dengan warga.
BACA JUGA:Ledakan Tabung LPG Guncang Jelambar Jakarta Barat, Rumah Porak Poranda dan Pemilik Luka Parah
BACA JUGA:Diduga Rebutan Parkir, Dua Geng Bersenjata Tajam Bentrok di Depan Mal Palembang Square!
“Pokoknya gini, pelakunya 2, bawa motor, abis itu ambil motor orang, setelah itu ketahuan, kejar-kejaran. Terus apalah mengeluarkan senpi, menembaklah kan. Motornya korban dibawa kabur, motornya pelaku ditinggal, karena baku tarik-baku tarik, informasi yang kami dapatkan itu,” jelas Gomos.
Keterangan serupa disampaikan oleh warga setempat, seorang saksi bernama Irwansyah mengungkapkan bahwa peluru yang ditembakkan pelaku bahkan menembus pagar rumahnya.
“Rumah korban berada di belakang rumah saya. Peluru itu menembus pagar rumah saya,” ujar Irwansyah.
Ia menambahkan bahwa saat kejadian dirinya berada di dekat pagar rumah korban dan nyaris terkena peluru.
Irwansyah juga mengaku mendengar suara tembakan sebanyak empat kali yang membuat warga panik dan berusaha menyelamatkan diri.
BACA JUGA:Terbaru, Polisi Sudah Tetapkan Tersangka Dibalik Kayu Gelondongan di Banjir Sumatera Utara, Siapa?
BACA JUGA:Resmi Tersangka, Ini Kasus yang Menjerat dr Richard Lee, Perkara Berat?
Akibat insiden tersebut, seorang warga yang diketahui berprofesi sebagai pedagang beras mengalami luka tembak.