bacakoran.co

Bikin Geram! Mobil Bantuan Bencana Aceh Dihentikan Oknum di Terminal Palembang

Mobil Bantuan Bencana Aceh Dihentikan Oknum di Terminal Palembang--Sripoku.com - Tribunnews.com

BACAKORAN.CO - Sebuah video yang beredar luas di berbagai platform media sosial telah memicu perhatian publik karena memperlihatkan dugaan praktik pungutan liar terhadap sebuah mobil bantuan bencana.

Mobil tersebut diketahui membawa rombongan relawan asal Banten yang sedang dalam perjalanan menuju Aceh untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan.

Rekaman yang viral itu menimbulkan keprihatinan mendalam, sebab kendaraan yang seharusnya difasilitasi untuk misi sosial justru mengalami hambatan di tengah jalan akibat ulah oknum yang diduga melakukan pemalakan.

Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun Instagram @storyrakyat_ pada Kamis, 8 Januari 2026.

BACA JUGA:KPK Tetapkan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan Stafsusnya sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

BACA JUGA:KPK Terima Rp100 Miliar dari Biro Travel, Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji Terus Bergulir

Dalam rekaman itu terlihat seorang pria mengenakan rompi berlogo Dishub serta pakaian berwarna oranye dengan tulisan “rescue” di bagian belakang.

Pria tersebut tampak menghentikan kendaraan minibus Elf yang digunakan oleh para relawan.

Kejadian ini terjadi di depan Terminal Karya Jaya, Kecamatan Kertapati, Palembang, dan langsung menimbulkan tanda tanya besar di kalangan warganet mengenai siapa sebenarnya sosok yang berani melakukan tindakan tersebut.

Rombongan relawan yang menjadi korban pungli diketahui berangkat dari Kota Serang, Banten, pada 6 Januari 2026.

BACA JUGA:Viral, Babinsa Kodim 0403/OKU Selamatkan 3 Penumpang Mobil yang Terseret Banjir

BACA JUGA:Kasus Kematian Diplomat Muda Kemlu Arya Daru Resmi Dihentikan, Polisi Tak Temukan Unsur Pidana

Mereka membawa misi kemanusiaan yang sangat penting, yakni membantu masyarakat Aceh Tamiang yang sedang berjuang bangkit dari bencana.

Program yang mereka bawa mencakup kegiatan bersih-bersih masjid dan musala, aktivitas trauma healing untuk anak-anak penyintas bencana, serta penyaluran 1.250 mushaf Al-Qur’an dan kitab Iqro.

Bikin Geram! Mobil Bantuan Bencana Aceh Dihentikan Oknum di Terminal Palembang

Ayu

Ayu


bacakoran.co - sebuah video yang beredar luas di berbagai platform media sosial telah memicu perhatian publik karena memperlihatkan dugaan praktik pungutan liar terhadap sebuah mobil bantuan bencana.

mobil tersebut diketahui membawa rombongan relawan asal banten yang sedang dalam perjalanan menuju aceh untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan.

rekaman yang viral itu menimbulkan keprihatinan mendalam, sebab kendaraan yang seharusnya difasilitasi untuk misi sosial justru mengalami hambatan di tengah jalan akibat ulah oknum yang diduga melakukan pemalakan.

video tersebut pertama kali diunggah oleh akun instagram @storyrakyat_ pada kamis, 8 januari 2026.

dalam rekaman itu terlihat seorang pria mengenakan rompi berlogo dishub serta pakaian berwarna oranye dengan tulisan “rescue” di bagian belakang.

pria tersebut tampak menghentikan kendaraan minibus elf yang digunakan oleh para relawan.

kejadian ini terjadi di depan terminal karya jaya, kecamatan kertapati, palembang, dan langsung menimbulkan tanda tanya besar di kalangan warganet mengenai siapa sebenarnya sosok yang berani melakukan tindakan tersebut.

rombongan relawan yang menjadi korban pungli diketahui berangkat dari kota serang, banten, pada 6 januari 2026.

mereka membawa misi kemanusiaan yang sangat penting, yakni membantu masyarakat aceh tamiang yang sedang berjuang bangkit dari bencana.

program yang mereka bawa mencakup kegiatan bersih-bersih masjid dan musala, aktivitas trauma healing untuk anak-anak penyintas bencana, serta penyaluran 1.250 mushaf al-qur’an dan kitab iqro.

semua kegiatan itu dirancang untuk memberikan dukungan moral, spiritual, dan psikologis kepada masyarakat yang terdampak, sehingga perjalanan mereka memiliki nilai sosial yang sangat besar.

namun, niat baik tersebut sempat terganggu ketika kendaraan mereka dihentikan secara mendadak.

dalam unggahan yang viral itu, perekam video menyebut bahwa mobil bantuan dihentikan oleh oknum yang diduga berasal dari dinas perhubungan kota palembang.

“jadi kita kena tilang sama dishub. ini uangnya, aneh,” ujar perekam dengan nada kesal.

ia juga menambahkan bahwa transaksi pungli dilakukan secara tidak resmi, bahkan disebutkan bahwa proses pembayaran dilakukan di sebuah warung, bukan di tempat resmi yang seharusnya.

pernyataan ini semakin memperkuat dugaan bahwa tindakan tersebut adalah bentuk pemalakan yang merugikan relawan.

kasus ini kemudian mendapat perhatian serius dari pihak dinas perhubungan kota palembang. kepala dishub, agus supriyanto, memberikan klarifikasi melalui akun instagram resmi @palembang.dishub pada hari yang sama, kamis, 8 januari 2026.

dalam video klarifikasi tersebut, agus membenarkan bahwa memang terjadi transaksi ilegal di terminal karya jaya.

namun, ia menegaskan bahwa pelaku bukanlah anggota dishub kota palembang. menurut hasil penelusuran, oknum yang melakukan pungli berasal dari balai pengelola transportasi darat (bptd) sumatera selatan, yang berada di bawah naungan kementerian perhubungan.

agus menekankan bahwa pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk menindak langsung anggota bptd, karena lembaga tersebut berada di luar struktur dishub kota palembang.

“terkait dengan permasalahan ini, akan ditindaklanjuti oleh pihak berwenang,” ujarnya tegas.

pernyataan ini sekaligus menjadi klarifikasi penting agar masyarakat tidak salah menuduh dishub palembang sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

kasus pungli terhadap relawan bencana ini menimbulkan gelombang kritik dan keprihatinan dari masyarakat luas.

banyak warganet yang menilai bahwa tindakan semacam itu sangat tidak pantas, apalagi dilakukan terhadap rombongan yang sedang membawa misi kemanusiaan.

relawan yang seharusnya mendapat dukungan justru dipersulit dengan pungutan liar yang tidak memiliki dasar hukum.

kejadian ini juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap aparat di lapangan agar tidak menyalahgunakan wewenang untuk kepentingan pribadi.

selain itu, peristiwa ini membuka diskusi lebih luas mengenai perlindungan terhadap relawan dan kendaraan bantuan bencana.

publik menuntut agar pemerintah pusat maupun daerah segera mengambil langkah konkret untuk memastikan bahwa kejadian serupa tidak terulang.

relawan adalah garda terdepan dalam membantu masyarakat yang sedang kesulitan, sehingga mereka harus dijamin keamanannya selama menjalankan tugas mulia.

dengan viralnya video tersebut, diharapkan pihak berwenang segera melakukan investigasi mendalam dan memberikan sanksi tegas kepada oknum yang terbukti melakukan pungli.

transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci agar kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pemerintah tetap terjaga.

kasus ini bukan hanya soal uang yang dipalak, tetapi juga soal moralitas dan integritas aparat yang seharusnya menjadi pelindung masyarakat, bukan justru penghambat jalannya bantuan kemanusiaan.

Tag
Share