bacakoran.co

Angin Kencang Berputar Seperti Puting Beliung di Parepare, Warga: “Datang Lalu Keliling”

Angin kencang menerjang Lapangan Andi Makkasau pada Jumat petang, membuat warga panik dan sejumlah tenda pedagang beterbangan.--Youtube-@Liputan6

PAREPARE, BACAKORORAN,CO - fenomena cuaca ekstrem berupa hujan es dan angin kencang membuat warga panik pada Jumat petang (13/2/2026).

Kejadian yang berlangsung tiba-tiba ini terjadi di Lapangan Andi Makkasau, Kota Parepare, saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.  

Sekilas, suasana sore yang biasanya tenang berubah menjadi mencekam ketika angin tiba-tiba berputar cepat seperti pusaran.

Menurut salah satu saksi mata, seorang warga bernama Adhi, “anginnya datang lalu keliling, dan pas dia datang menghantamlah tenda di sini.

BACA JUGA:Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Stadion Pakansari Bogor, Atap Beterbangan dan Pohon Tumbang!

BACA JUGA:Guncangan IHSG Berujung Dirut BEI Mundur, Menkeu Nilai Pasar Justru Dapat Angin Segar

Ada pusaran angin seperti puting beliung, kencang sekali.” Ucapan itu menggambarkan bagaimana warga kaget dan segera mencari tempat aman saat angin menerjang. 

Kerusakan Akibat Angin Kencang

Melansir dari video youtube @Liputan6, Dalam beberapa detik, banyak tenda pedagang UMKM yang berjajar di lapangan itu terbang dan rusak parah, membuat pedagang dan pengunjung berhamburan.

Tenda yang biasanya menjadi tempat jualan makanan dan minuman serta kerajinan tangan tiba-tiba hancur karena terpaan angin deras yang tak terduga. 

BACA JUGA:Angin Kencang Terjang Bandara Juanda, 3 Pesawat Dialihkan ke Semarang Akibat Cuaca Ekstrem

BACA JUGA:Sadis, Tembak Teman Dengan Senapan Angin, Tikam Pinggangnya Lalu Bawa Kabur Uang dan Motor

Rekaman video amatir dari warga yang beredar di media sosial menunjukkan momen angin kencang menyeret tenda hingga ke area bermain sepak bola.

Para pemain dan penonton yang sedang berada di lapangan langsung menjauh sambil berlari menghindari puing-puing yang beterbangan. 

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun sejumlah tenda mengalami kerusakan cukup parah.

Angin Kencang Berputar Seperti Puting Beliung di Parepare, Warga: “Datang Lalu Keliling”

Puput

Puput


parepare, bacakororan,co - fenomena  berupa hujan es dan angin kencang membuat warga panik pada jumat petang (13/2/2026).

kejadian yang berlangsung tiba-tiba ini terjadi di lapangan andi makkasau, kota parepare, saat mengguyur wilayah tersebut.  

sekilas, suasana sore yang biasanya tenang berubah menjadi mencekam ketika angin tiba-tiba berputar cepat seperti pusaran.

menurut salah satu saksi mata, seorang warga bernama adhi, “anginnya datang lalu keliling, dan pas dia datang menghantamlah tenda di sini.

ada pusaran angin seperti puting beliung, kencang sekali.” ucapan itu menggambarkan bagaimana warga kaget dan segera mencari tempat aman saat angin menerjang. 

kerusakan akibat angin kencang

melansir dari video youtube @liputan6, dalam beberapa detik, banyak tenda pedagang umkm yang berjajar di lapangan itu terbang dan rusak parah, membuat pedagang dan pengunjung berhamburan.

tenda yang biasanya menjadi tempat jualan makanan dan minuman serta kerajinan tangan tiba-tiba hancur karena terpaan angin deras yang tak terduga. 

rekaman video amatir dari warga yang beredar di media sosial menunjukkan momen angin kencang menyeret tenda hingga ke area bermain sepak bola.

para pemain dan penonton yang sedang berada di lapangan langsung menjauh sambil berlari menghindari puing-puing yang beterbangan. 

beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun sejumlah tenda mengalami kerusakan cukup parah.

pedagang mengalami kerugian materiil akibat dagangan dan peralatan yang rusak diterjang angin. 

fenomena cuaca ekstrem: penyebab dan waspada

peristiwa seperti hujan deras disertai angin kencang bukanlah kejadian yang unik di indonesia.

berdasarkan prakiraan bmkg dan laporan cuaca ekstrem di berbagai wilayah, angin kencang dan hujan deras bisa terjadi mendadak dan memicu kerusakan infrastruktur serta panik masyarakat.   

cuaca ekstrem ini sering disebabkan oleh sistem cuaca lokal yang kuat, termasuk pembentukan awan konvektif yang tiba-tiba menyebabkan putaran angin di permukaan tanah.

di beberapa daerah lain pun, fenomena serupa pernah terjadi. misalnya, kasus angin mirip puting beliung di depok, jawa barat yang menerbangkan tenda pedagang serta merusak atap rumah.  

di kawasan lain seperti bogor, jawa barat, angin kencang yang muncul tiba-tiba juga telah menyebabkan atap bangunan rusak dan pohon tumbang, menunjukkan bahwa fenomena ini bisa terjadi secara luas di seluruh indonesia, utamanya saat musim peralihan cuaca. 

apa arti bagi warga dan pelaku umkm?

peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga dan pelaku umkm di daerah rawan cuaca ekstrem seperti sulawesi selatan.

kesiagaan dan informasi prakiraan cuaca dari bmkg sangat penting agar masyarakat bisa mengantisipasi perubahan cuaca mendadak, apalagi jika kegiatan berlangsung di ruang terbuka seperti lapangan, pasar tenda, dan event publik lainnya. 

kejadian di lapangan andi makkasau, parepare, tak hanya menggugah kesadaran soal perubahan cuaca, tetapi juga menunjukkan bahwa fenomena alam yang tampak sederhana seperti hujan dapat dengan cepat berubah jadi ancaman bila disertai angin kencang dan hujan es.

Tag
Share