bacakoran.co

Viral Sikap Arogan Manager Gacoan Marelan, Karyawan Dipaksa Resign usai Minta Cuti Orang Tua Sakit

Viral di Facebook, manager Gacoan Marelan arogan pada karyawan. Netizen geram, manajemen akhirnya minta maaf dan beri sanksi evaluasi.--Instagram @medsoszone

MEDAN, BACAKORAN.CO – Kasus dugaan sikap arogan seorang manager di salah satu gerai Resto Gacoan Marelan, Medan, viral di media sosial Facebook. 

Unggahan dari akun bernama Oma Brayen memicu perhatian publik setelah menyoroti perlakuan tidak menyenangkan terhadap seorang karyawan berinisial DF (24).

Awal Mula Kasus: Izin Cuti Ditolak

Peristiwa ini bermula pada 27 Maret 2026, ketika DF meminta izin cuti karena orang tuanya sedang sakit dan dirawat di rumah sakit. 

Permintaan tersebut disampaikan melalui pesan WhatsApp kepada sang manager. 

BACA JUGA:Viral! Cekcok Polisi dan Karyawan Mie Gacoan Jakarta saat Pendemo Masuk Resto, Pengunjung: Polisi Berlebihan!

Namun, bukannya mendapat perhatian, DF justru menerima balasan yang mengejutkan.

Dalam pesan itu, sang manager menuliskan bahwa tanggal 5 akan menjadi hari terakhir DF bekerja dan meminta agar ia membawa surat pengunduran diri. 

Bahkan, manager sempat melontarkan kalimat bernada intervensi yang membuat DF merasa tidak dihargai. 

“Saya minta izin karena mau jaga orangtua lagi dirawat di RS, tapi malah saya disuruh mengundurkan diri dan tidak boleh masuk kerja lagi,” ungkap DF kepada wartawan, Kamis (2/4/2026).

Viral di Facebook, Netizen Geram

Unggahan bibi DF di Facebook langsung menyulut emosi warganet. Sekitar 90 persen komentar menghujat sikap sang manager yang dianggap arogan dan tidak berperikemanusiaan. 

Banyak netizen mendesak agar pihak manajemen segera memberikan sanksi tegas, bahkan memecat oknum manager tersebut.

BACA JUGA:Kasus Hak Cipta Musik Mie Gacoan Bali Berakhir Damai dan Bayar Royalti Rp2,2 Miliar ke SELMI

Bibi DF sendiri mengaku kecewa dengan sikap yang dipertontonkan pihak manajemen. 

Ia menilai tindakan tersebut tidak hanya merugikan karyawan, tetapi juga mencoreng citra perusahaan yang seharusnya menjunjung tinggi etika kerja.

Klarifikasi Manajemen: Diselesaikan Kekeluargaan

Viral Sikap Arogan Manager Gacoan Marelan, Karyawan Dipaksa Resign usai Minta Cuti Orang Tua Sakit

Rida Satriani

Rida Satriani


medan, bacakoran.co – kasus dugaan sikap arogan seorang manager di salah satu gerai resto marelan, medan, viral di media sosial facebook. 

unggahan dari akun bernama oma brayen memicu perhatian publik setelah menyoroti perlakuan tidak menyenangkan terhadap seorang karyawan berinisial df (24).

awal mula kasus: izin cuti ditolak

peristiwa ini bermula pada 27 maret 2026, ketika df meminta izin cuti karena orang tuanya sedang sakit dan dirawat di rumah sakit. 

permintaan tersebut disampaikan melalui pesan whatsapp kepada sang manager. 

namun, bukannya mendapat perhatian, df justru menerima balasan yang mengejutkan.

dalam pesan itu, sang manager menuliskan bahwa tanggal 5 akan menjadi hari terakhir df bekerja dan meminta agar ia membawa surat pengunduran diri. 

bahkan, manager sempat melontarkan kalimat bernada intervensi yang membuat df merasa tidak dihargai. 

“saya minta izin karena mau jaga orangtua lagi dirawat di rs, tapi malah saya disuruh mengundurkan diri dan tidak boleh masuk kerja lagi,” ungkap df kepada wartawan, kamis (2/4/2026).

viral di facebook, netizen geram

unggahan bibi df di facebook langsung menyulut emosi warganet. sekitar 90 persen komentar menghujat sikap sang manager yang dianggap arogan dan tidak berperikemanusiaan. 

banyak netizen mendesak agar pihak manajemen segera memberikan sanksi tegas, bahkan memecat oknum manager tersebut.

bibi df sendiri mengaku kecewa dengan sikap yang dipertontonkan pihak manajemen. 

ia menilai tindakan tersebut tidak hanya merugikan karyawan, tetapi juga mencoreng citra perusahaan yang seharusnya menjunjung tinggi etika kerja.

klarifikasi manajemen: diselesaikan kekeluargaan

setelah isu ini viral, pihak manajemen resto gacoan marelan akhirnya memberikan klarifikasi. 

supervisor restoran menyampaikan permintaan maaf atas kejadian tersebut dan menegaskan bahwa masalah telah diselesaikan secara kekeluargaan.

manajemen juga memastikan telah memberikan sanksi internal kepada oknum manager sebagai bentuk evaluasi. 

langkah ini diambil untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari. 

kedua pihak, baik df maupun manajemen, sepakat untuk tidak memperpanjang masalah dan memilih jalan damai.

Tag
Share