bacakoran.co

Korupsi MFF 2024: Eks Kepala Dinas Sebut Nama Kahiyang Ayu dan Ancaman Pemecatan dari Bobby Nasution

Kahiyang Ayu disebut dalam sidang korupsi Medan Fashion Festival 2024 lewat kesaksian Benny Iskandar Nasution--Ist

BACAKORAN.CO - Kahiyang Ayu putri Jokowi dan mantan Ketua Dekranasda Kota Medan, terseret dalam sidang korupsi Medan Fashion Festival 2024.

Nama dia disebut langsung dalam kesaksian Benny Iskandar Nasution di Pengadilan Negeri Medan.

Kasus ini melibatkan anggaran Rp4,8 miliar dengan dugaan kerugian negara lebih dari Rp1 miliar.

Medan Fashion Festival (MFF) 2024 dirancang sebagai ajang promosi fashion lokal dan pemberdayaan UMKM.

Namun, pelaksanaannya menuai masalah besar.

BACA JUGA:Dea Arranoya Anak Pejabat Gayo Lues Tantang Warganet usai Videonya Viral: Nevi Rizal Larang Anaknya Medsos!

Anggaran melonjak tajam dari Rp844 juta di 2022 menjadi Rp4,85 miliar di 2024.

Kegiatan ini dikelola Dinas Koperasi UKM Perindag Kota Medan bekerja sama dengan Dekranasda yang saat itu diketuai Kahiyang Ayu.  

Sebagaimana dikutip dari akun X @indepenSumatera pada tanggal 22 Juli 2026 membahas kesaksian Benny Iskandar Nasution di sidang korupsi. 

Pada November 2025, Kejari Medan menetapkan tersangka utama, termasuk Benny Iskandar Nasution selaku pengguna anggaran.

BACA JUGA:Kejam! Guru PNS Tanjungbalai Tega 'Tumbalkan' Murid Yatim Piatu ke Suami untuk Pelecehan Seksual

Sidang berlanjut hingga 2026, dan di sinilah nama Kahiyang Ayu muncul.

Kesaksian Kunci di Persidangan  

Benny Iskandar Nasution memberikan keterangan penting di ruang sidang Pengadilan Negeri Medan.

Ia mengaku merasa tertekan dan menerima arahan langsung terkait penyelenggaraan acara, termasuk pemilihan artis nasional.  

Korupsi MFF 2024: Eks Kepala Dinas Sebut Nama Kahiyang Ayu dan Ancaman Pemecatan dari Bobby Nasution

Agung

Tri


bacakoran.co - kahiyang ayu putri jokowi dan mantan ketua dekranasda kota medan, terseret dalam sidang korupsi medan fashion festival 2024.

nama dia disebut langsung dalam kesaksian benny iskandar nasution di

kasus ini melibatkan rp4,8 miliar dengan dugaan kerugian negara lebih dari rp1 miliar.

medan fashion festival (mff) 2024 dirancang sebagai ajang promosi fashion lokal dan pemberdayaan umkm.

namun, pelaksanaannya menuai masalah besar.

anggaran melonjak tajam dari rp844 juta di 2022 menjadi rp4,85 miliar di 2024.

kegiatan ini dikelola dinas koperasi ukm perindag kota medan bekerja sama dengan dekranasda yang saat itu diketuai kahiyang ayu.  

sebagaimana dikutip dari akun x @indepensumatera pada tanggal 22 juli 2026 membahas kesaksian benny iskandar nasution di sidang korupsi. 

pada november 2025, kejari medan menetapkan tersangka utama, termasuk benny iskandar nasution selaku pengguna anggaran.

sidang berlanjut hingga 2026, dan di sinilah nama kahiyang ayu muncul.

kesaksian kunci di persidangan  

benny iskandar nasution memberikan keterangan penting di ruang sidang pengadilan negeri medan.

ia mengaku merasa tertekan dan menerima arahan langsung terkait penyelenggaraan acara, termasuk pemilihan artis nasional.  

“saya diperintah langsung oleh kahiyang ayu untuk menggelar mff 2024,” ujar benny iskandar nasution di hadapan majelis hakim.  

kesaksian ini membuat majelis hakim sempat geleng-geleng kepala karena gambaran atmosfer ketakutan di kalangan pejabat daerah.

benny disebut khawatir akan posisinya jika tidak menuruti arahan tersebut.

fakta dugaan penyimpangan anggaran

kasus korupsi mff 2024 melibatkan beberapa pihak:  

benny iskandar nasution — pengguna anggaran  

erwin saleh — pejabat pembuat komitmen (ppk)  

anwar syarif — pejabat pelaksana teknis kegiatan (pptk)  

mhd hamdani (mh) — direktur cv global mandiri sebagai rekanan  

dugaan penyimpangan mencakup pembayaran tunai tidak sesuai prosedur, item kegiatan yang tidak terealisasi, serta utang hotel yang belum dibayar.

kerugian negara resmi mencapai rp1.049.530.654 hingga rp1,132 miliar berdasarkan audit inspektorat.

kasus ini tidak bisa dilepaskan dari konteks politik lokal.

bobby nasution, suami kahiyang ayu dan mantan wali kota medan, memiliki pengaruh besar di birokrasi kota.

lonjakan anggaran mff yang drastis terjadi selama periode kepemimpinannya.  

banyak yang melihat ini sebagai contoh potensi konflik kepentingan ketika keluarga pejabat tinggi terlibat dalam pengelolaan anggaran publik.

meski demikian, hingga saat ini kahiyang ayu belum ditetapkan sebagai tersangka atau bahkan saksi resmi.

proses hukum masih berfokus pada para pelaksana teknis.

“satu keluarga merashkan rakyat indonesia. tapi hukum yg tumpul ga akan berani mengusut ini,” tulis @bangdim90.  

“padahal aku ikut sedih waktu denger berita dia diselingkuhin sampek kurus, ehh ternyata sama aja tohh,” tulis @scouple87310.  

“tantangan utamanya adalah memastikan proses peradilan berjalan objektif hingga tuntas,” tulis @maliiih28.

kesaksian benny iskandar nasution membuka tabir dinamika birokrasi daerah, sementara implikasi politiknya lebih luas.

transparansi dan keadilan menjadi kunci agar kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan tidak terus terkikis.

Tag
Share