Ruben Onsu Akhirnya Bongkar Alasan Pilih Diam soal Konflik dengan Sarwendah, Ternyata Ini Faktanya
Ruben Onsu akui masih simpan banyak rahasia rumah tangga dengan Sarwendah yang belum terungkap ke publik--Youtube Corbuzier
BACAKORAN.CO – Presenter Ruben Onsu mengungkapkan bahwa masih ada sejumlah fakta terkait konflik rumah tangganya dengan mantan istri, Sarwendah, yang hingga kini belum ia ungkap ke publik.
Pengakuan tersebut disampaikan Ruben dalam sebuah podcast di kanal YouTube Deddy Corbuzier yang tayang dan dikutip pada Rabu (5/8/2026).
Selama ini Ruben dikenal publik sebagai sosok yang cenderung memilih diam dan enggan banyak berkomentar kepada media terkait persoalan rumah tangganya.
Namun sikap tertutup itu perlahan mulai berubah setelah ia memutuskan untuk mulai angkat bicara mengenai sejumlah hal yang selama ini disimpannya sendiri.
BACA JUGA:Cibir Pasien BPJS, Dokter Elda Putri Rahardini dan Perawat Widhiyarini Minta Maaf usai Yurizal Wafat
Ruben Akui Banyak Hal yang Belum Terungkap
Dalam kesempatan tersebut, Ruben menyebut ada banyak informasi yang beredar di publik namun tidak sepenuhnya menggambarkan kondisi sebenarnya.
Meski begitu, ia mengaku tidak berniat untuk membongkar seluruh persoalan tersebut secara terbuka kepada publik.
"Masih banyak yang gue tahan-tahan, terus buat apa, tapi kalau gue bahas lagi kisah kita sebelum bercerai, kan udah selesai," ujar Ruben Onsu.
Ia menilai bahwa membahas kembali kisah masa lalu rumah tangganya bersama Sarwendah sebelum resmi bercerai bukanlah hal yang perlu ia lakukan, mengingat proses perceraian keduanya telah rampung.
BACA JUGA:Kisah Pilu Yurizal: Dari Curhat Threads hingga Meninggal Dunia, Publik Kecam Oknum Dokter dan Nakes
Hanya Ingin Waktu Bertemu Anak
Di tengah memanasnya konflik antara dirinya dan Sarwendah, Ruben menegaskan bahwa keinginannya sebenarnya cukup sederhana, yakni mendapatkan kesempatan untuk bertemu dan menghabiskan waktu bersama kedua putrinya.
"Yang gue mau itu waktu ketemu anak," ujar Ruben Onsu.
Presenter berusia 43 tahun itu menyampaikan bahwa dirinya tidak meminta hal yang berlebihan.
Ia hanya berharap Sarwendah dapat menaati putusan pengadilan yang mengatur jadwal pertemuan dengan anak, yaitu selama dua hingga tiga hari dalam seminggu.