bacakoran.co

Video Viral Perwira Polisi Pukul Driver di Sumbar, Kapolda Perintahkan Propam Usut Tuntas

Kombes Teddy Fanani Diduga Pukul Pengendara di Jalan Sumbar--Twitter

BACA JUGA:Modus COD, Perempuan Penjual Produk Herbalife Menjadi Korban Begal, Pelaku Dibekuk Polisi

Namun ia enggan secara langsung mengonfirmasi identitas pelaku sebagai Dirreskrimum.  

“Kapolda sudah memerintahkan Kabid Propam Polda Sumbar untuk lidik kejadian tersebut,” kata Susmelawati.

Ia menambahkan penegasan Kapolda Sumbar Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy bahwa siapa pun yang terbukti melanggar, tanpa memandang pangkat, akan dikenai sanksi.  

Sementara itu, dalam salah satu tanggapan yang beredar, pihak yang diduga pelaku disebut hanya memberikan teguran lisan dan menyangkal adanya pemukulan, serta menyatakan kacamata korban patah karena terjatuh.  

BACA JUGA:Anggota Sat Lantas Polre Banyuasin Wafat Usai Dua Hari Urai Kemacetan

Reaksi Publik dan Netizen

Video yang menyebar memicu beragam komentar di media sosial. Banyak netizen menyoroti pentingnya profesionalisme aparat.  

“Luar biasa, semakin mengayomi dan melindungi nih, institusi yg satu ini..,” tulis @toe_giman.  

“Emang cuma buat gagah-gagahan kok pangkat jabatan mereka tuh..,” tulis @JHPrabowo_on_X.  

Komentar lain menyoroti bahwa kejadian semacam ini merusak kepercayaan publik terhadap institusi yang seharusnya memberikan rasa aman.  

BACA JUGA:Ruben Onsu Akhirnya Bongkar Alasan Pilih Diam soal Konflik dengan Sarwendah, Ternyata Ini Faktanya

Proses penyelidikan oleh Bidang Propam Polda Sumbar masih berlangsung.

Semua pihak, termasuk korban dan personel terkait, akan dipanggil untuk memberikan keterangan.  

Korban sendiri menyatakan akan melakukan visum et repertum dan melanjutkan laporan resmi.

Publik menanti transparansi hasil penyelidikan agar tidak menimbulkan spekulasi lebih lanjut.  

Video Viral Perwira Polisi Pukul Driver di Sumbar, Kapolda Perintahkan Propam Usut Tuntas

Dian

Tri


bacakoran.co - sebuah video yang memperlihatkan aksi kekerasan diduga dilakukan perwira tinggi kepolisian terhadap pengendara di sumatera barat viral di media sosial.

peristiwa yang terjadi jumat, 7 agustus 2026 di kawasan akses bandara internasional minangkabau melibatkan direktur umum polda sumbar kombes pol teddy fanani dan seorang driver bernama bill irzano.

korban mengaku sudah berulang kali meminta maaf namun tetap mengalami pemukulan hingga kacamata patah dan mata bengkak.

polda sumbar langsung merespons dengan memerintahkan bidang propam untuk menyelidiki kasus tersebut secara tuntas.  

kronologi lengkap kejadian perwira polisi pukul driver 

menurut keterangan bill irzano (23), peristiwa bermula saat ia sedang dalam perjalanan menuju bandara internasional minangkabau.

bill mengaku mengendarai mobil dinas dan hendak menyalip mobil berpelat polri (nomor 9-iii) dari sisi kiri setelah membunyikan klakson dan menyalakan lampu sein.  

setelah berhasil menyalip, mobil polisi tersebut justru memotong dan memberhentikan kendaraannya. empat orang turun dari mobil dinas polisi dan menghampiri bill.

korban menyatakan sudah meminta maaf berkali-kali, namun salah satu perwira diduga langsung memukul wajahnya.  

“tiba-tiba dia langsung arogan memukul. saya dipukul, ditinju,” ujar bill irzano. akibat kejadian tersebut, mata bill merah dan bengkak, sementara kacamatanya patah.  

video amatir yang merekam momen tersebut kemudian diunggah oleh ibu korban, susi suzanna, di facebook dan menyebar luas di instagram serta x, termasuk melalui akun @toe_giman pada 8 agustus 2026 yang menyertakan video dengan caption kritis terhadap institusi kepolisian.  

sebagaimana dikutip dari berbagai laporan media dan unggahan di x, peristiwa terjadi sekitar pukul 13.00 wib di jalan akses bandara internasional minangkabau.  

respons resmi polda sumbar

kepala bidang humas polda sumbar kombes susmelawati rosya membenarkan bahwa personel polda sumbar terlibat dalam cekcok yang terekam video.

namun ia enggan secara langsung mengonfirmasi identitas pelaku sebagai dirreskrimum.  

“kapolda sudah memerintahkan kabid propam polda sumbar untuk lidik kejadian tersebut,” kata susmelawati.

ia menambahkan penegasan kapolda sumbar irjen pol djati wiyoto abadhy bahwa siapa pun yang terbukti melanggar, tanpa memandang pangkat, akan dikenai sanksi.  

sementara itu, dalam salah satu tanggapan yang beredar, pihak yang diduga pelaku disebut hanya memberikan teguran lisan dan menyangkal adanya pemukulan, serta menyatakan kacamata korban patah karena terjatuh.  

reaksi publik dan netizen

video yang menyebar memicu beragam komentar di media sosial. banyak netizen menyoroti pentingnya profesionalisme aparat.  

“luar biasa, semakin mengayomi dan melindungi nih, institusi yg satu ini..,” tulis @toe_giman.  

“emang cuma buat gagah-gagahan kok pangkat jabatan mereka tuh..,” tulis @jhprabowo_on_x.  

komentar lain menyoroti bahwa kejadian semacam ini merusak kepercayaan publik terhadap institusi yang seharusnya memberikan rasa aman.  

proses penyelidikan oleh bidang propam polda sumbar masih berlangsung.

semua pihak, termasuk korban dan personel terkait, akan dipanggil untuk memberikan keterangan.  

korban sendiri menyatakan akan melakukan visum et repertum dan melanjutkan laporan resmi.

publik menanti transparansi hasil penyelidikan agar tidak menimbulkan spekulasi lebih lanjut.  

Tag
Share