Viral Video Detik-Detik Gempa Guncang Pelabuhan Maumere, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami
Gempa M7,7 guncang Flores NTT, ruang tunggu Pelabuhan Maumere roboh, 2 tewas--Twitter
Selain korban jiwa, beberapa orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka dan telah dievakuasi ke RSUD TC Hillers Maumere untuk mendapat perawatan intensif.
Tim gabungan dari Basarnas, TNI, dan Polri, termasuk personel dari Polsek Alok dan Polres Sikka, masih terus melakukan proses evakuasi dan pendataan di lokasi kejadian.
BACA JUGA:Kasus Guru Gugat Aturan SIM Mati Sehari ke MK, Publik Tuntut Layanan Samsat Buka Weekend
Titik Gempa dan Peringatan Tsunami
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat pusat gempa berada di laut, sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT, pada kedalaman dangkal.
Kekuatan gempa sempat dimutakhirkan dari magnitudo 7,0 menjadi 7,7, yang kemudian mendorong BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi tsunami serta rekomendasi evakuasi bagi wilayah pesisir utara Manggarai, Ngada, Manggarai Barat, Sikka, Ende hingga kawasan Sulawesi Selatan dan Kepulauan Selayar.
Deputi Bidang Pencegahan BNPB, Abdul Muhari meminta warga di wilayah terdampak untuk segera melakukan evakuasi mandiri tanpa menunggu situasi memburuk, khususnya warga pesisir utara Pulau Flores termasuk Kabupaten Sikka dan Kota Maumere.
BACA JUGA:Tulang Tengkorak Kepala Manusia Dalam Karung Gegerkan Warga Bayung Lencir, Diduga Korban Pembunuhan
Guncangan gempa turut menimbulkan kerusakan bangunan di kawasan Ruteng, Kabupaten Manggarai, serta memaksa warga di Desa Talibura, Sikka, mengungsi dari rumah mereka.
Pasien dan tenaga medis Puskesmas Watubaing juga sempat dievakuasi sebagai langkah antisipasi.
Gempa susulan yang terjadi beberapa kali turut mengganggu sistem kelistrikan di NTT, memicu padamnya Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Maumere dan PLTMG Rangko.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT, F. Eko Sulistyono, menyatakan pihaknya bergerak cepat memulihkan pasokan listrik.
"Gempa susulan berdampak pada sistem kelistrikan, termasuk padamnya PLTMG Maumere dan Rangko," ujar Eko.
Masyarakat di wilayah terdampak diimbau tetap tenang, menjauhi bangunan yang berpotensi roboh serta kawasan pesisir, dan terus memantau informasi resmi dari BMKG dan pemerintah daerah setempat.