bacakoran.co

Lima Tahun Hilang, Dua Bersaudara Ditemukan Tinggal Kerangka, Polisi Tangka Terduga Pelaku Penganiayaan

Penemuan tulang belulang kerangka manusia dan rangka sepeda motor mengungkap kasus pembunuhan. (foto : tangkapan layar)--

BACAKORAN.COMisteri hilangnya dua bersaudara RM (18) dan AM (13) di Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin, Sumatera Selatan sejak tahun 2021 akhirnya menemui titik terang.

Polres Banyuasin mengungkap dugaan penganiayaan hingga kedua korban tewas, setelah warga menemukan kerangka manusia dan rangka sepeda motor di kawasan Perumahan Amanah, Kelurahan Keramat Raya, Minggu (6/9).

Kedua korban dilaporkan hilang sejak Rabu (27/10/2021). Saat itu, RM dan AM meninggalkan rumah menggunakan sepeda motor. Sejak sore, keluarga kehilangan kontak dengan keduanya.

Pihak keluarga sempat melakukan pencarian secara mandiri. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Keberadaan kakak-adik itu tetap menjadi misteri selama hampir lima tahun.

BACA JUGA:Siang Hari Tikam Warga dengan Senjata Tajam, Polisi Dalami Motif Penganiayaan

BACA JUGA: Heboh! Dugaan Penganiayaan Anak di Daycare Little Aresha Jogja Terungkap, Backing Hakim dan Dosen UGM

Kasus dua bersaudara hilang di Talang Kelapa Banyuasin mulai terungkap setelah seorang warga mencari kayu di sekitar Perumahan Amanah. Warga tersebut menemukan rangka sepeda motor di dalam sebuah parit.

Temuan itu kemudian dilaporkan kepada ketua RT setempat. Tidak berhenti di sana, ketua RT melakukan pemeriksaan di sebuah rumah kosong yang lokasinya tidak jauh dari parit.

Di dalam rumah kosong tersebut, ditemukan kerangka manusia. Ketua RT selanjutnya melaporkan temuan itu kepada Polsek Talang Kelapa. Polisi langsung melakukan penanganan di lokasi dan memulai penyelidikan.

Petugas kemudian mengembangkan informasi dan keterangan yang diperoleh selama penyelidikan. Hasilnya, polisi mengidentifikasi seorang pria berinisial RS (27), sebagai tersangka pertama pelaku penganiayaan hingga korban tewas.

BACA JUGA:Enam Naskah Kuno Muara Enim Buka Jejak Literasi Masa Lampau

BACA JUGA:Update Terkini Anak Krakatau Erupsi: Status Level III Siaga, Imbauan untuk Nelayan dan Warga Lampung-Banten

RS ditangkap tim kepolisian di wilayah Kenten, Kecamatan Talang Kelapa. Dari pemeriksaan dan pengembangan kasus, penyidik kembali mendapatkan petunjuk mengenai keterlibatan tersangka lain.

Polisi kemudian memburu AD alias D (25). Tersangka kedua itu akhirnya ditangkap di kawasan Sungai Sedapat, Kecamatan Talang Kelapa.

Kedua tersangka kini diamankan untuk menjalani pemeriksaan. Polisi juga masih melakukan penyidikan guna mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa yang menyebabkan kedua korban ditemukan dalam kondisi tinggal kerangka.

Penemuan kerangka manusia bersama rangka sepeda motor menjadi bagian penting dalam mengungkap kasus pembunuhan dua bersaudara di Banyuasin yang sebelumnya buntu selama bertahun-tahun.

BACA JUGA:Top! Kalahkan Australia 2-0, Indonesia Lolos Piala Asia U20 2027 dengan Status Juara Grup H

BACA JUGA:Pray for Indonesia: Aktivitas 6 Gunung Api Meningkat, Abu Anak Krakatau Capai Jakarta

Identitas kerangka serta keterkaitannya dengan RM dan AM menjadi bagian dari proses penyidikan. Polisi akan mendalami seluruh keterangan dan barang bukti untuk memastikan konstruksi perkara, termasuk motif dan peran masing-masing tersangka.

Kasus ini sekaligus mengakhiri penantian panjang keluarga korban yang sejak 2021 mencari keberadaan dua bersaudara tersebut. Penangkapan dua tersangka menjadi langkah awal aparat untuk mengurai misteri hilangnya RM dan AM.

Lima Tahun Hilang, Dua Bersaudara Ditemukan Tinggal Kerangka, Polisi Tangka Terduga Pelaku Penganiayaan

Doni Bae

Doni Bae


bacakoran.co – hilangnya  rm (18) dan am (13) di, banyuasin, sumatera selatan sejak tahun 2021 akhirnya menemui titik terang.

polres banyuasin mengungkap dugaan penganiayaan hingga kedua korban tewas, setelah warga menemukan dan di kawasan perumahan amanah, kelurahan keramat raya, minggu (6/9).

kedua korban dilaporkan hilang sejak rabu (27/10/2021). saat itu, rm dan am meninggalkan rumah menggunakan sepeda motor. sejak sore, keluarga kehilangan kontak dengan keduanya.

pihak keluarga sempat melakukan pencarian secara mandiri. namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. keberadaan kakak-adik itu tetap menjadi misteri selama hampir lima tahun.



kasus dua bersaudara hilang di talang kelapa banyuasin mulai terungkap setelah seorang warga mencari kayu di sekitar perumahan amanah. warga tersebut menemukan rangka sepeda motor di dalam sebuah parit.

temuan itu kemudian dilaporkan kepada ketua rt setempat. tidak berhenti di sana, ketua rt melakukan pemeriksaan di sebuah rumah kosong yang lokasinya tidak jauh dari parit.

di dalam rumah kosong tersebut, ditemukan kerangka manusia. ketua rt selanjutnya melaporkan temuan itu kepada polsek talang kelapa. polisi langsung melakukan penanganan di lokasi dan memulai penyelidikan.

petugas kemudian mengembangkan informasi dan keterangan yang diperoleh selama penyelidikan. hasilnya, polisi mengidentifikasi seorang pria berinisial rs (27), sebagai tersangka pertama pelaku penganiayaan hingga korban tewas.



rs ditangkap tim kepolisian di wilayah kenten, kecamatan talang kelapa. dari pemeriksaan dan pengembangan kasus, penyidik kembali mendapatkan petunjuk mengenai keterlibatan tersangka lain.

polisi kemudian memburu ad alias d (25). tersangka kedua itu akhirnya ditangkap di kawasan sungai sedapat, kecamatan talang kelapa.

kedua tersangka kini diamankan untuk menjalani pemeriksaan. polisi juga masih melakukan penyidikan guna mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa yang menyebabkan kedua korban ditemukan dalam kondisi tinggal kerangka.

penemuan kerangka manusia bersama rangka sepeda motor menjadi bagian penting dalam mengungkap kasus pembunuhan dua bersaudara di banyuasin yang sebelumnya buntu selama bertahun-tahun.



identitas kerangka serta keterkaitannya dengan rm dan am menjadi bagian dari proses penyidikan. polisi akan mendalami seluruh keterangan dan barang bukti untuk memastikan konstruksi perkara, termasuk motif dan peran masing-masing tersangka.

kasus ini sekaligus mengakhiri penantian panjang keluarga korban yang sejak 2021 mencari keberadaan dua bersaudara tersebut. penangkapan dua tersangka menjadi langkah awal aparat untuk mengurai misteri hilangnya rm dan am.

Tag
Share