Sedih! Ibu Korban Ungkap Kronologi Bocah Meninggal Gegara Tangan Tersedot Pipa Air, Sedikit yang Membantu

Rabu 26 Feb 2025 - 03:25 WIB
Reporter : Ainun
Editor : Ainun

BACA JUGA:Tanda Pengabdian Mahasiswa KKN 82 UIN Raden Fatah: Plang Jalan Baru di Kenten Laut

Plt Kepala Satuan Polisi Air dan Udara Polres Garut, Iptu Aep Saprudin, menjelaskan bahwa kejadian tersebut dimulai ketika korban sedang bermain di wahana seluncuran dan meluncur ke kolam dengan kedalaman satu meter. 

"Saksi melihat korban tidak muncul kembali ke permukaan. Ternyata tangannya tersangkut di saluran pembuangan air," ungkap Aep pada Minggu, 23 Februari 2025.

Menurut keterangan saksi, tubuh BN tidak terlihat karena tangannya tersedot dan terjebak di dalam pipa saluran pembuangan air kolam. 

Diduga penutup saluran tersebut dalam kondisi terbuka, menyebabkan arus air yang kuat menarik tangan bocah malang itu. 

BACA JUGA:Terbongkar Kasus Korupsi Minyak Mentah dan Kerugian Negara Mencapai Rp193,7 T, 2 Dirut Pertamina Terlibat!

BACA JUGA:Kejagung Tetapkan 7 Tersangka dalam Dugaan Korupsi Pertamina, Kerugian Capai Rp 197 Triliun, ini Daftar Namany

Pengunjung yang berada di sekitar lokasi segera menyadari ada sesuatu yang tidak beres dan langsung berusaha menolong. 

Dalam suasana panik, trerlihat beberapa orang berinisiatif menguras air kolam menggunakan ember secara manual, sementara yang lain berupaya melepaskan tangan BN dari jeratan pipa. 

Sebuah video amatir yang direkam oleh salah seorang saksi memperlihatkan betapa kacau dan mencekamnya situasi saat itu. 

Dalam rekaman tersebut, hanya kaki BN yang tampak menyembul di permukaan air, sementara warga berteriak dan berlomba melawan waktu untuk menyelamatkannya.

BACA JUGA:Resmi Diluncurkan! Danantara Akan Kelola Aset BUMN Raksasa, Ini Daftarnya

BACA JUGA:Video Wiwin Komalasari, Kades di Bogor Hina Nasi Bungkus Viral di Media Sosial, Ini Sosoknya!

Tim penyelamat dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan kepolisian segera dikerahkan ke lokasi setelah mendapat laporan. 

Namun, proses evakuasi tidak berjalan mudah kuatnya tekanan air dari saluran pembuangan membuat tangan BN sulit dilepaskan. 

Petugas Damkar bahkan sempat menggunakan tabung oksigen untuk membantu korban bernapas sambil mencoba berbagai cara termasuk membongkar bagian pipa. 

Kategori :