Netizen Spill Warga Thailand Punya Sentimen Negatif Ke Thaksin Shinawatra, Eh Malah Dipungut ke Danantara

Selasa 25 Mar 2025 - 14:49 WIB
Reporter : Yudha IP
Editor : Yudha IP

BACAKORAN.CO - Warga Indonesia dan netizen ramai membicarakan sosok Thaksin Shinawatra, mantan PM Thailand.

Pasalnya sosok satu ini dikabarkan mempunyai banyak masalah di negara asalnya.

Bahkan kabar kudeta pun ikut terserat dengan sosok Thaksin Shinawatra yang menjadi penasihat Danantara.

Netizen pun mensinyalir bahwa dari kasus pernah di kudeta saja, sosok Thaksin Shinawatra sudah tampak red flag, eh ini malah diangkat jadi penasihat Danantara.

BACA JUGA:Baru Keluar Penjara, Thaksin Shinawatra Langsung Diangkat Prabowo Jadi Penasihat Danantara, Netizen Kaget!

BACA JUGA:Ngeri! Istri Polisi Korban Penembakan di Lampung Dapat Ancaman Saat Hendak ke Jakarta

"Dari keyword "dikudeta" aja udah ketauan bang ???? ibarat yoon sukyeol di korea dimakzulkan eh di sini diangkat jadi orang penting sekelas pejabat" Tulis akun X/@whitehorangi.

Sampai-sampai netizen skeptis karena orang-orang dalam struktur organisasi Danantara banyak yang terlibat masalah dan masuk nominasi koruptor OCCRP.

Banyak postingan yang membahas Thaksin Shinawatra, dari yang postingan yang terlihat di media sosial, warganet tampak heran dan terkejut akan diangkatnya sosok ini sebagai penasihat Danantara.

Bahkan, kabarnya warga Thailand sudah tidak respect dan geram akan Thaksin Shinawatra, malah di Indonesia dipungut menjadi sosok petinggi penting.

BACA JUGA:Sempat Kabur ke Sumut, Lansia di Palembang Divonis Seumur Hidup Usai Tembak Mati Rekan yang Minta Fee Proyek

BACA JUGA:Dinasti Jokowi Is Back Jadi Pengawas Danantara, Anak Jabat Wapres dan Operasional BUMN, Netizen Auto Cemas

Berikut kabar Thaksin Shinawatra yang baru saja keluar dari penjara pada tahun 2024 langsung diangkat Prabowo menjadi penasihat di Danantara.

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) kembali menjadi sorotan setelah Presiden Prabowo Subianto mengangkat Thaksin Shinawatra.

Ia adalah mantan Perdana Menteri Thailand, sebagai salah satu penasihat pada Senin, 24 Maret 2025.

Kategori :