Viral! Siswa Belajar di Sekolah Berlantai Tanah di Wajo Sulsel, Di Mana Pemerintah?

Jumat 20 Jun 2025 - 13:13 WIB
Reporter : Puput
Editor : Puput

BACAKORAN.CO - Di tengah gencarnya pembangunan infrastruktur dan digitalisasi pendidikan, sebuah video viral mengguncang jagat maya: puluhan siswa SD Negeri 408 Ongkoe di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, terpaksa belajar di ruang kelas berlantai tanah dan berdinding papan lapuk.

Kondisi ini bukan baru terjadi kemarin sore melainkan telah berlangsung selama lebih dari 15 tahun.

Ironisnya, di era di mana akses pendidikan seharusnya menjadi hak dasar yang setara, realitas di pelosok negeri justru menunjukkan ketimpangan yang mencolok.

Fenomena ini memicu gelombang keprihatinan publik dan mempertanyakan komitmen pemerintah terhadap pemerataan pendidikan.

BACA JUGA:Viral Tangisan Bocah SD di Sulteng Diminta Berhenti Sekolah saat Sang Ayah Lumpuh, Polisi Beri Bantuan

BACA JUGA:Wow! Segini Nilai Proyek Pembangunan Sekolah, Pasar dan Puskesmas di IKN yang Mulai Dilelang, Tertarik Ikutan?

Apakah kita sedang menyaksikan potret nyata dari “Laskar Pelangi” versi 2025?

Atau ini hanya satu dari sekian banyak kisah yang luput dari sorotan?

Potret Sekolah yang Mengiris Hati

Sekolah SD Negeri 408 Ongkoe terletak di daerah perbatasan antara Kabupaten Wajo dan Sidrap.

BACA JUGA:Tips Jitu Agar Orang Tua Tidak Bingung Saat Mendaftar Sekolah Secara Online

BACA JUGA:Tragis! Siswa SMP 3 Pasuruan Tewas Tersetrum Saat Acara Sekolah, Ini Faktanya

Sekolah ini merupakan kelas jauh dari sekolah induk yang berjarak lebih dari satu kilometer.

Karena lokasi sekolah induk terlalu jauh dari pemukiman siswa, maka dibangunlah sekolah darurat ini pada tahun 2010 di atas lahan hibah dari mantan kepala sekolah.

Bangunan sekolah hanya terdiri dari tiga ruangan berukuran 4x6 meter, dengan dinding papan dan lantai tanah.

Proses belajar mengajar dilakukan secara gabungan, karena jumlah siswa hanya 25 orang dari kelas 1 hingga 6.

Kategori :