Perintis Sound Horeg di Jawa Timur Tanggapi Fatwa Haram MUI: Indonesia Sulit Jadi Negara Maju!

Kamis 10 Jul 2025 - 11:00 WIB
Reporter : Rida Satriani
Editor : Rida Satriani

Banyak netizen yang menentang pendapatnya, menilai bahwa kemajuan bangsa tidak ditentukan oleh eksistensi sound horeg.

BACA JUGA:Usai Viral, Rayyan Arkan Bocah Penari Pacu Jalur Resmi Jadi Duta Pariwisata Riau

BACA JUGA:Begini Klarifikasi Dahlan Iskan Terkait Status Hukumnya yang Viral, Polemik Soal Tabloid Nyata!

"Si palig maju, negara maju gak ada yang mikirin sound oreg, apalagi sampe ngerusak segala macem kocak."

"Dongo! Indonesia gak maju gara-gara sound lo!"

"Inilah bukti otak itu udah ada takaran masing-masing. Otak pelaku sound horeg ini terbatas, jadi dikasih tau gimana pun juga gak abakal nyambung ke otaknya."

"Horeg itu bukan tanda-tanda negara maju, tapi malah mundur jauh!"

"Lu introspeski diri pak, elah yakali sound sekenceng itu membawa manfaat yang luar biasa."

"Udah pak diem aja, kesel saya dengernya. SDM rendah susah musnah!"

BACA JUGA:Viral! Underpass MM2100 Cikarang Tergenang Air Bening, Netizen: Berasa di Korea!

BACA JUGA:Viral Duel Driver Ojol dan Sopir TransJakarta di Jakbar Gegara Perkara Sepele, Ini Motifnya!

BACA JUGA:Viral! Polantas Bogor Cekcok dengan Pengendara saat Kawal Anak Sakit yang Terjebak Macet

Sebelumnya, keputusan haram terhadap sound horeg diambil secara tegas oleh Pondok Pesantren Besuk, Pasuruan, melalui Forum Satu Muharram (FSM) Bahtsul Masail. 

Pengasuh pondok, KH Muhib Aman Aly, menjelaskan bahwa aspek kebisingan bukan satu-satunya alasan pelarangan.

“Kita putuskan perumusan dengan, tidak hanya mempertimbangkan aspek dampak suara tapi juga mempertimbangkan mulazimnya disebut dengan sound horeg bukan sound system,” ujarnya.

Fatwa tersebut dikukuhkan berdasarkan pertimbangan syariat, bukan atas dasar regulasi pemerintah. 

Kategori :