Harga Bawang Merah Tembus Rp80 Ribu di Merauke, Warga Menjerit!

Sabtu 12 Jul 2025 - 14:56 WIB
Reporter : Puput
Editor : Puput

BACA JUGA:Memasuki Bulan Ramadhan, Harga Tomat di Berbagai Daerah Naik Hingga 100 Persen, Begini Menurut Dinas UKM...

2. Ketergantungan pada pasokan luar daerah

Daerah seperti Sanggau dan wilayah Sulbar sangat bergantung pasokan dari luar wilayah.

Jika daerah penghasil mengalami produksi rendah, harga dipasar lokal langsung terdampak.

3. Distribusi panjang dan biaya logistik tinggi

BACA JUGA:Harga Kebutuhan Bahan Pokok Merangkak Naik, Yuk Cek Detailnya Disini!

BACA JUGA:Gila! 85 Persen Beras Premium di Pasaran Ternyata Oplosan, Wilmar dan Kartel Digerebek Bareskrim!

Harga melambung ketika rantai distribusi panjang dibarengi kenaikan biaya transportasi akibat BBM dan infrastruktur terbatas.

Badung misalnya, harga tomat naik dari Rp 18.000 ke Rp 20.000/kg karena distribusi terganggu

4. Menjelang momen khusus & spekulasi pasar

Menurut Tempo dan SISKAPERBAPO, jelang Idul Adha atau musim libur, permintaan meningkat sementara pasokan menipis, memicu lonjakan harga bawang dan tomat.

BACA JUGA:Langsung Ditahan, Eks Walkot Palembang Harnojoyo Jadi Tersangka Kasus Korupsi Pasar Cinde

BACA JUGA:Lagi, Alex Noerdin Kembali Menjadi Tersangka, Kini Terjerat Kasus Korupsi Pasar Cinde!

Reaksi Pedagang dan Pemerintah

Pedagang di pasar tradisional berharap harga segera kembali normal.

Beberapa menyarankan adanya subsidi atau distribusi bahan pokok dari pemerintah.

Di sisi lain, pemerintah mulai menyalurkan beras SPHP dengan harga Rp55.000 per 5 kg sebagai langkah awal.

Kategori :