BACA JUGA:Roy Suryo CS Ajukan Gelar Perkara Khusus, Kuasa Hukum Ingin Ijazah Jokowi Disita: Harus Dites!
BACA JUGA:Geger Istri Penggal Suami di Banjar, Baru Nikah Sebulan Langsung Berujung Tragedi
Rusia Murka: NATO Diancam, Kaliningrad Jadi Titik Panas
Ketegangan meningkat tajam setelah seorang jenderal tinggi AS, Christopher Donahue, melontarkan komentar tajam tentang
Kaliningrad--wilayah Rusia yang terjepit antara Lituania dan Polandia.
Donahue menyebut NATO mampu “menghancurkan Kaliningrad dalam waktu singkat”.
BACA JUGA:Terungkap! Ini Identitas 'Abang Penyelamat' Anak Kecil Korban KM Barcelona Tenggelam, Ternyata…
Pernyataan itu langsung menyulut amarah Moskow.
Ketua Komite Luar Negeri Duma Rusia, Leonid Slutsky, memberikan respons keras.
“Serangan terhadap Kaliningrad adalah serangan terhadap Rusia--dan akan memicu tindakan balasan nuklir sesuai doktrin militer kami,” tegasnya.
Pernyataan ini mempertegas sinyal jika Rusia siap menempuh jalur ekstrem, termasuk opsi nuklir, jika NATO nekat menyentuh wilayah mereka.
BACA JUGA:KKP Segel Tiga Pulau di Kepri: Tambang Ilegal Pasir dan Reklamasi Tanpa Izin Dihentikan!
BACA JUGA:Aksi 217 di Istana Negara, Ojol Minta Pendapatan Driver 90%, Cek Daftar Lengkap Tuntutan!
Ketegangan Meningkat, Dunia Dibayangi Perang Nuklir
Tak hanya Slutsky, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov juga mengingatkan jika doktrin nuklir Rusia “masih aktif”.
Ini jadi peringatan keras bagi Washington, terlebih setelah Presiden AS Donald Trump kembali menyatakan dukungan senjata canggih ke Ukraina.
Trump, yang kini mengambil pendekatan lebih agresif terhadap Moskow dibandingkan sebelumnya.