Trending di X! Game Upin & Ipin Universe Kena Boikot Warga Malaysia, Ada Apa?

Rabu 30 Jul 2025 - 07:00 WIB
Reporter : Rida Satriani
Editor : Rida Satriani

BACAKORAN.CO - Game Upin & Ipin Universe, hasil kolaborasi antara Streamline Studios dan Les Copaque Production, yang seharusnya menjadi hiburan justru memicu kontroversi di kalangan gamer Malaysia dan Indonesia. 

Tak sedikit yang menyerukan boikot, memicu viralnya protes di media sosial, khususnya X, dengan tagar #BoikotLesCopaque dan #BoikotStreamlineMedia.

Lalu, apa yang menyebabkan produser kartun dan game tersebut diboikot?

Berikut alasan Le Copaque diboikot menurut lansiran Bacakoran.co dari CNBC Indonesia.

BACA JUGA:Rekomendasi 7 Tepung Terigu Lokal Non Afiliasi Israel sebagai Alternatif saat Indofood Diboikot

BACA JUGA:Anthoni Salim Bantu KFC? Ini Daftar Produk Indofood yang Diboikot beserta Produk Alternatifnya

Kontroversi Harga Game yang Dinilai Terlalu Mahal

Isu pertama yang memicu kemarahan warganet adalah harga game yang dibanderol sekitar 177 ringgit Malaysia, atau setara Rp650.000. 

Banyak gamer merasa harga tersebut tidak sebanding dengan kualitas gameplay dan konten yang ditawarkan.

Beberapa potongan video gameplay menunjukkan adanya bug dalam game, termasuk kesalahan sistem yang mengganggu pengalaman bermain. 

Komentar seperti “Rp600 ribu tapi bug sebanyak ini?” bermunculan, menunjukkan ketidakpuasan pengguna.

Aksi Seruan Boikot dari Komunitas Gamer

BACA JUGA:Indofood Kena Boikot! Ini 6 Daftar Merek Lokal Non-Afiliasi Israel untuk Kebutuhan Sehari-hari

BACA JUGA:Boikot Indofood! Ini 11 Snack Produk Lokal yang Bebas Afiliasi Israel, Bakal Jadi Favorit Anak-anak

Di platform X, akun seperti @SEAGamethetic menyampaikan langkah-langkah terorganisir agar pengguna tidak membeli game tersebut, termasuk menghapus dari wishlist, menyebarluaskan informasi lewat media sosial, dan melaporkan studio ke pihak berwenang. 

Tindakan ini menunjukkan betapa seriusnya respons publik terhadap produk yang dianggap tidak pantas diluncurkan.

Isu Internal: Gaji Karyawan dan Transparansi Studio

Tak hanya soal harga dan kualitas, tuduhan pelanggaran etika perusahaan pun menyeruak. 

Kategori :