Permintaan maaf pun dilontarkan kepada Windah Basudara dan komunitas gaming lainnya, sebagai upaya meredam ketegangan yang terjadi.
BACA JUGA:Wajib Tahu! Ini Daftar Snack Indofood yang Diboikot di Indonesia
Bug Game dan Janji Patch Pembaruan
Mengenai banyaknya bug yang ditemukan oleh pemain, Les Copaque menyatakan bahwa game telah melalui beberapa uji coba sebelum dirilis, dan pembaruan berupa patch akan terus dilakukan untuk mengatasi kendala teknis.
Namun, komentar seperti “Gamers biasanya paham soal itu” justru dinilai meremehkan masalah yang ada, menimbulkan kesan bahwa studio belum siap menghadapi ekspektasi pasar.
Bantahan Soal Isu Gaji Karyawan
Dalam video klarifikasinya, Les Copaque membantah tuduhan tidak membayar gaji developer.
Mereka menyebut bahwa seluruh hak karyawan telah ditunaikan sebelum game dirilis ke publik.
Namun sayangnya, pernyataan tersebut belum sepenuhnya meredakan keresahan masyarakat.
Seruan boikot yang meluas menjadi tanda bahwa penonton kini tidak hanya menilai kualitas teknis, tetapi juga nilai-nilai di balik produk tersebut.