Kepala Departemen Humas dan CSR TransJakarta, Ayu Wardhani, mengonfirmasi bahwa total tujuh halte TransJakarta telah terbakar akibat aksi anarkis tersebut.
Berikut daftar halte yang terdampak:
BACA JUGA:Kebakaran Gedung DPRD Makassar saat Rapat paripurna, 4 ASN Ditemukan Tewas
- Halte Polda Metro Jaya
- Halte Senen Toyota Rangga
- Halte Sentral Senen
- Halte Senayan BDKI
- Halte Gerbang Pemuda
- Halte Bundaran Senayan
- Halte Pemuda Pramuka
“Dua halte TransJakarta kembali dibakar oleh oknum tidak bertanggung jawab. Halte Bundaran Senayan dan Pemuda Pramuka,” ujar Ayu kepada wartawan, Sabtu (30/8/2025).
Dampak terhadap Layanan dan Imbauan TransJakarta
BACA JUGA:Murka! Jerome Polin Ungkap Tawaran Buzzer Pemerintah Rp150 Juta dari Uang Rakyat
BACA JUGA:2 Tim Medis Solo Dipukuli Brimob saat Evakuasi Massa Aksi, Relawan Auto Demo di Polres
Akibat kerusuhan dan kondisi yang belum kondusif, seluruh layanan TransJakarta dihentikan sementara.
Jajaran direksi dan manajemen TransJakarta terus memantau situasi dari command center di kantor pusat.
Informasi terbaru mengenai operasional akan diperbarui melalui aplikasi TJ, TransJakarta dan media sosial resmi.
“TransJakarta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas publik agar manfaatnya bisa terus digunakan oleh banyak orang,” imbuh Ayu.
Evaluasi Keamanan dan Tanggung Jawab Publik
Hingga saat ini, belum diketahui siapa pelaku di balik pembakaran halte-halte tersebut.
Aksi ini menjadi catatan kelam dalam sejarah demonstrasi di Jakarta.
Kerusakan fasilitas publik seperti halte TransJakarta tidak hanya merugikan pemerintah, tetapi juga masyarakat luas yang bergantung pada transportasi umum.
Seruan untuk menjaga ketertiban dan menghindari tindakan destruktif kembali digaungkan oleh berbagai pihak.