Mahasiswa Tewas Dipukuli Aparat Polisi saat Demo, Begini Tanggapan Rektor Amikom Yogyakarta

Minggu 31 Aug 2025 - 17:19 WIB
Reporter : Rida Satriani
Editor : Rida Satriani

BACAKORAN.CO - Seorang mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta, Rheza Sendy Pratama, dilaporkan meninggal dunia usai mengikuti aksi demo besar di Kota Yogyakarta. 

Kabar kematiannya menyebar cepat di media sosial dan memicu gelombang protes baru yang menyoroti dugaan kekerasan aparat terhadap warga sipil.

Kronologi Kejadian

Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan bahwa Rheza turut serta dalam aksi menolak kebijakan ekonomi pemerintah. 

Saat suasana demonstrasi memanas, aparat kepolisian menembakkan gas air mata ke arah massa. 

Rheza yang saat itu mengendarai sepeda motor berusaha berbalik arah, namun motornya mati di tengah kepulan gas.

BACA JUGA:Rheza Sendy Mahasiswa Asal Jogjakarta Jadi Korban Kebriangasan Polisi Hingga Tewas

BACA JUGA:PAN Resmi Nonaktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya dari DPR RI, Ini Dampak Politiknya

Dalam rekaman suara yang diunggah akun Instagram @amikomparkir, terdengar penjelasan dari seseorang yang menyaksikan langsung kejadian tersebut.

Itu waktu puter balik, motornya mati. Trus ditembaki pakai gas air mata trus jatoh, yang bonceng lari, trus Rheza nya jatoh, trus disamperin sama polisi-polisi,” ucap orang tersebut.

Rekannya berhasil melarikan diri, namun Rheza terjatuh dan tidak sempat bangkit. 

Beberapa aparat mendekatinya, dan bukannya memberi pertolongan, Rheza justru diduga menjadi korban pemukulan hingga tak sadarkan diri. 

Ia sempat koma sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Konfirmasi dan Tanggapan Pihak Kampus

BACA JUGA:Innalilahi, 1 Orang Mahasiswa Jogja Tewas Setelah Dipukuli Polisi Hingga Koma

BACA JUGA:42 Pelaku Kerusuhan Palembang Ditangkap: Gedung DPRD dan Pos Polisi Dibakar Massa Geng Motor

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Ahmad Fauzi, membenarkan bahwa Rheza adalah salah satu mahasiswa aktif yang ikut dalam aksi di Mapolda DIY. 

Kategori :