Dengan lantang, Wahyudin bahkan mengatakan akan “merampok” dana perjalanan dinas tersebut.
“Kita rampok saja uang negara ini, kan. Kita habiskan saja. Biar negara ini semakin miskin,” ujarnya sambil tertawa, Jumat (19/9).
Rekaman berdurasi lebih dari satu menit itu dengan cepat menyebar di media sosial dan menuai kecaman luas.
Publik menilai ucapannya bukan hanya tidak pantas, tetapi juga mempermalukan institusi legislatif dan partai.
Klarifikasi dan Permintaan Maaf Wahyudin
BACA JUGA:Resahkan Dunia, Sekjen PBB Desak Setiap Negara untuk Tidak Terintimidasi oleh Tingkah Israel!
Setelah menuai kontroversi, Wahyudin Moridu akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.
Melalui akun media sosial pribadinya, ia mengakui kesalahan dan mengaku siap menanggung konsekuensinya.
“Apa pun yang saya lakukan di video itu saya akui salah dan tidak mencerminkan etika seorang pejabat publik. Atas kejadian ini saya mohon maaf beribu-ribu maaf kepada seluruh rakyat Gorontalo,” tulis Wahyudin.
Dalam vidio klarifikasi, Wahyudin tampil bersama istrinya, Mega Nusi.
Ia menegaskan tidak bermaksud melecehkan masyarakat Gorontalo.
BACA JUGA:Wali Kota Prabumulih Diperiksa Kemendagri Usai Mutasi Kepala SMPN 1 Viral!
BACA JUGA:Terungkap, Ustadz Khalid Basalamah Diduga di Palak Oknum Kemenag, Segini Nominal Perjamaah!
“Saya tidak berniat untuk menyinggung masyarakat Gorontalo. Saya mohon maaf atas pernyataan saya yang tidak pantas,” ucapnya.
Wahyudin juga mengaku tidak sadar bahwa dirinya direkam saat mengucapkan kalimat tersebut.