MBG Meresahkan dan Ratusan Siswa Alami Keracunan, Pemkab Bandung Barat Tetapkan Sebagai KLB!

Selasa 23 Sep 2025 - 21:41 WIB
Reporter : Yanti D.P
Editor : Yanti D.P

BACAKORAN.CO - Sebanyak 369 siswa mengalami keracunan setelah menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG) di kecamatan Cipongkar.

Dari kejadian ini, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat telah menetapkan kasus dugaan keracunan mahal ini sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).

“Jadi sekarang juga kita sudah menetapkannya sebagai statusnya KLB supaya penangannya lebih cepat dan juga lebih menyeluruh seperti itu,” kata Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail di Bandung Barat, dikutip Bacakoran.co dari Republik, Selasa (23/9/2025).

Jeje juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bandung Barat bersama instansi terkait sedang melakukan investigasi terhadap dapur yang menyajikan hidangan tersebut.

BACA JUGA:Program MBG di SDN Barkot Pamekasan Disorot Usai Temuan Ulat di Daun Selada, Kepala Sekolah Buka Suara!

BACA JUGA:Ratusan Siswa Keracunan Massal Usai Makan MBG di Bandung Barat, Ini Dugaan Penyebabnya

Pihaknya juga sudah menutup sementara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah itu untuk memastikan standar pengelolaan makanan dipenuhi.

“Mulai dari perizinan hingga standarisasi pengelolaan makanan harus kita cek. Kalau memang belum layak, ya kita lakukan perbaikan. Khusus dapur di Cipongkor ini kita tutup dulu untuk investigasi,” ujarnya.

Tidak hanya itu, pemkab Bandung Barat juga akan evaluasi secara menyeluruh 85 dapur lainnya yang ada di wilayah Bandung Barat, karena seluruhnya belum memiliki sertifikasi sehat.

“Semuanya tetap kita evaluasi karena data yang saya dapat, 85 dapur memang masih belum memiliki sertifikasi. Yang kita stop saat ini baru dapur di Cipongkor,” kata Jeje.

BACA JUGA:DPR Desak Pengelolaan Program MBG Diserahkan ke Sekolah Setelah Keracunan Massal, BGN Bentuk Tim Investigasi

BACA JUGA:Warganet Murka! Surat Perjanjian MBG Dikecam, DPRD Desak Cabut tapi Korwil SPPG Blora Kekeh Menolak, Isinya..

Sebelumnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi andalan Presiden Prabowo Subianto kembali menuai sorotan.

Realisasi serapan anggarannya berjalan lambat, sementara kasus keracunan siswa penerima MBG terus bermunculan di sejumlah daerah.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bahkan mengancam akan mengalihkan anggaran MBG yang tidak terserap ke program bantuan sosial (bansos) berupa beras 10 kilogram untuk masyarakat miskin.

Kategori :