Terungkap, Alasan Shell Belum Mau Beli BBM Milik Pertamina, Ternyata Ini Sebab Utamanya!

Kamis 02 Oct 2025 - 18:17 WIB
Reporter : Yanti D.P
Editor : Yanti D.P

BACAKORAN.CO - BBM yang ada di PT Pertamina dari luar negeri ternyata belum dibeli oleh Badan Usaha swasta yang menaungi Shell, BP-AKR dan Vivo.

Karena belum terserap, BBM impor ini masih ditimbun di depo penampungan minyak milik Pertamina.

Ada dua BU swasta, BP-AKR dan Vivo yang sebelumnya setuju membeli pasokan Pertamina, di tengah jalan malah membatalkan pembelian tersebut.

Wakil Direktur Utama (Wadirut) PT Pertamina Patra Niaga, Achmad Muchtasyar, sebut BP-AKR maupun Vivo keberatan dengan kandungan etanol dalam sebesar 3,5 persen yang terdapat pada BBM yang diimpor perusahaannya.

BACA JUGA:Shell akan Lepas Bisnis SPBU di Indonesia Pada 2026, Tak Operasikan BBM Lagi? Ini Penjelasannya!

BACA JUGA:Viral Video Karyawan SPBU Shell Bintaro Jualan Kopi di Tengah Krisis BBM Tuai Simpati Netizen

"Secara regulasi diperkenankan etanol itu sampai jumlah tertentu, kalau tidak salah sampai 20 persen," beber Muchtasyar saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi XII DPR RI, dilansir Bacakoran.co dari kompas.com, Kamis (2/10/2025).

Menurut Penjelasannya, kandungan etanol pada BBM masih diperbolehkan asal memang sesuai dengan regulasi di Indonesia.

Kandungan etanol dalam minyak inilah yang jadi alasan BP-AKR dan Vivo membatalkan pembelian tersebut.

"Sedangkan ini ada etanol 3,5 persen. Nah, ini yang membuat kondisi teman-teman SPBU swasta tidak melanjutkan pembelian karena ada konten etanol tersebut," kata dia.

BACA JUGA:Stok BBM Kosong Paksa SPBU Shell PHK Karyawan? Begini Penjelasan Perusahaan!

BACA JUGA:Wow! Penjualan Pertalite Anjlok, Negara Langsung Hemat Rp12,6 T!

Sebelumnya isu PT Shell Indonesia anak perusahaan Shell plc (shell) akan melepas SPBU di Indonesia menyeruak ke publik.

Rencana tersebut nyatanya Shell akan mengalihkan bisnis ini ke perusahaan terbaru antara Citadel Pacific Limited dan Sefas Group.

Wacana untuk pengalihan kepemilikan bisnis SPBU Shell diketahui sudah ada dan disetujui sejak Mei 2025 dan diharapkan seluruh proses bisa selesai di tahun depan.

Kategori :