Viral! Balita Jadi Korban Bakery yang Ngaku Gluten Free di Jakarta, Ternyata Repack Produk Toko Lain

Kamis 09 Oct 2025 - 12:30 WIB
Reporter : Rida Satriani
Editor : Rida Satriani

Namun, setelah anaknya mulai makan langsung, gejala alergi muncul dengan cepat.

Merasa ada yang janggal, Felicia membawa roti tersebut ke laboratorium untuk diuji secara mandiri. 

Hasilnya mengejutkan, roti tersebut bukan gluten-free, dairy-free, sugar-free, maupun vegan seperti yang diklaim. 

Produk itu ternyata berasal dari toko roti ternama seperti Holland Bakery dan Tous Les Jours.

Ini adalah kisah anak sematang wayang saya. Kai. Ntah harus gimana bersikap lagi melihat dia posting klarifikasi pake bahasa English di story IG-nya. Sepertinya dia masih belum mengakui perbuatannya,” tulis Felicia dalam unggahannya pada Rabu (8/10/2025).

Unggahan Felicia memicu gelombang reaksi dari netizen dan korban lainnya. 

BACA JUGA:Syok! Balita Tiba-Tiba Terjatuh dari Bus di Tol Joglo, Ini Kronologi Lengkapnya

BACA JUGA:Tragis! 3 Balita Bersaudara Tewas Terpeleset ke Sumur di Tapanuli Selatan saat Ortu Bekerja di Sawah

Banyak yang mengaku mengalami gangguan kesehatan serupa dan merasa tertipu oleh label palsu Bake n Grind. 

Bahkan, beberapa netizen menyoroti tampilan roti Bake n Grind yang terlalu fluffy untuk ukuran produk gluten-free.

Aku bukan baker, tapi aku tahu kalau kue dan roti gluten free itu biasanya kisut dan kempes. Yang dijual Bake n Grind malah fluffy banget, jelas itu non-GF,” tulis salah satu netizen di Thread.

Identitas bakery nakal ini pun terungkap. Bake n Grind, dengan akun Instagram @bakengrind_ dan @bakengrin.ads, mengklaim sebagai toko roti sehat sejak 2019 dan memiliki lebih dari 23 ribu pengikut sebelum akun mereka dinonaktifkan. 

Dalam bio-nya, mereka menulis klaim bombastis seperti “fully gluten free, dairy free, vegan, egg free, stevia & plant-based.

Namun, di balik narasi sehat tersebut, Bake n Grind tidak memproduksi rotinya sendiri. 

Mereka diduga kuat hanya mengemas ulang produk dari toko lain dan menjualnya dengan harga tinggi kepada konsumen yang membutuhkan makanan khusus untuk diet atau alergi.

Setelah kasus ini mencuat, Bake n Grind memberikan tanggapan singkat melalui display picture WhatsApp mereka. 

Kategori :