Keji Melanggar, Israel Masih Bunuh Warga Palestina Disela Gencatan Senjata, 9 Jadi Korban

Rabu 15 Oct 2025 - 21:30 WIB
Reporter : Yanti D.P
Editor : Yanti D.P

“Mimpi buruk panjang bagi rakyat Israel dan Palestina kini berakhir.”

Pidato tersebut disambut haru oleh ribuan warga Israel yang memadati “Hostage Square” di Tel Aviv.

Tangis bahagia dan pelukan mewarnai suasana setelah 20 sandera terakhir dinyatakan bebas dan dalam kondisi selamat.

BACA JUGA:Tersebar Video Penyiksaan 'Brutal' Tahanan Palestina di Negev, Publik Ramai Minta ICC Bertindak

BACA JUGA:Gencatan Senjata Hamas-Israel: Truk Bantuan Mulai Masuki Gaza, Harapan Baru untuk Warga Palestina

Sementara itu, di Gaza, ribuan warga Palestina juga tumpah ruah di jalanan menyambut 2.000 tahanan yang dibebaskan oleh Israel.

Mereka mengangkat foto-foto anggota keluarga yang akhirnya pulang setelah bertahun-tahun mendekam di penjara.

“Saya bahagia anak saya kembali, tapi hati kami masih hancur melihat Gaza porak-poranda,” ujar Um Ahmed, seorang warga Gaza, sambil menahan tangis.

Beberapa jam setelah pengumuman gencatan senjata, Trump memimpin Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Gaza di Sharm el-Sheikh, Mesir.

BACA JUGA:KTT Gaza Berlangsung Lancar, Trump Puji Prabowo di Depan Dunia:

BACA JUGA:Viral Tagar BoikotTrans7 Setelah Tayangan Lecehkan Martabat Kiai, Netizen: Narasi Jahat Mencederai Santri!

Pertemuan ini dihadiri oleh lebih dari 20 pemimpin dunia dari negara-negara Eropa dan Timur Tengah, termasuk Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi, Emir Qatar, serta perwakilan Turki.

Dalam KTT tersebut, para pemimpin dunia menandatangani dokumen komitmen bersama untuk “membangun dan mempertahankan perdamaian di Gaza”.

“Sekarang saatnya membangun kembali,” ujar Trump. “Perjanjian Gaza ini adalah kesepakatan terbesar dari semuanya.”

Isu penting seperti rekonstruksi Gaza, penataan pemerintahan, dan keamanan perbatasan dibahas mendalam.

BACA JUGA:Viral Video Warga Solokanjeruk Antar Pasien Pakai Odong-Odong, Bupati Bandung Turun Tangan

Kategori :