Keji Melanggar, Israel Masih Bunuh Warga Palestina Disela Gencatan Senjata, 9 Jadi Korban

Rabu 15 Oct 2025 - 21:30 WIB
Reporter : Yanti D.P
Editor : Yanti D.P

BACA JUGA:Sadis! ASN di Bima Tikam Istri hingga Tewas, Diduga Cemburu Gegara Korban Sering Telpon Lelaki Lain

Mesir juga mengonfirmasi bahwa masa depan politik Gaza akan melibatkan Otoritas Palestina, yang diharapkan dapat mengelola wilayah tersebut secara damai.

Meskipun perang telah berakhir, dampak kehancurannya masih terasa.

Data dari otoritas kesehatan Gaza mencatat lebih dari 68.000 warga tewas dan jutaan lainnya kehilangan tempat tinggal akibat serangan udara selama dua tahun terakhir.

Organisasi kemanusiaan dunia, termasuk PBB dan Palang Merah Internasional, kini berfokus pada pengiriman bantuan pangan, medis, dan bahan bakar untuk mendukung warga Gaza yang berjuang memulai kehidupan baru dari reruntuhan.

BACA JUGA:Kepsek SMAN di Lebak Diduga Tampar Siswa Gegara Merokok, 630 Murid Mogok Sekolah

BACA JUGA:Hidup Petani! Pemerintah Merugi Rp 600 M Per Tahun Gegara Ini, Mentan Bakal Sikat 2.039 Kios

Selain itu, masih ada 26 sandera yang diyakini tewas dan dua lainnya yang belum diketahui nasibnya.

Hamas mengonfirmasi proses pencarian jenazah masih berlangsung karena banyak lokasi pemakaman yang belum teridentifikasi.

Berakhirnya perang Gaza menandai titik balik besar bagi kawasan Timur Tengah.

Walau perdamaian sejati belum sepenuhnya tercapai, langkah berani kedua pihak untuk menghentikan konflik menjadi sinyal kuat bahwa dunia masih memiliki harapan.

BACA JUGA:Perang Gaza Berakhir? Hamas Lepas 20 Sandera Israel saat Gencatan Senjata!

BACA JUGA:DPR RI Luncurkan Aplikasi Pemantau Dana Reses: Publik Bisa Cek Kegiatan Anggota Dewan Secara Langsung

Kini, mata dunia tertuju pada Gaza bukan lagi sebagai zona perang, tetapi sebagai simbol keteguhan, harapan, dan awal baru bagi generasi yang ingin hidup dalam damai.

Kategori :