Prabowo Akan Resmikan Sekolah Rakyat November Ini di 165 titik, Target Besar Bantu Pendidikan Indonesia

Kamis 16 Oct 2025 - 10:02 WIB
Reporter : Yudha IP
Editor : Yudha IP

Namun di balik kemeriahan peluncuran ini, muncul pula berbagai catatan kritis.

Publik berharap agar proyek Sekolah Rakyat ini tidak hanya kuat di seremoni, tetapi juga benar-benar mampu menjawab tantangan pendidikan dasar di lapangan, terutama bagi masyarakat miskin dan daerah tertinggal.

BACA JUGA:Demo Mahasiswa Jayapura Anarkis Bom Molotov Disiapkan Massa, Kapolresta: Aksi Disusupi Provokator!

BACA JUGA:Jonatan Tantang Kodai Naraoka di 16 Besar Denmark Open 2025, Begini Persiapannya

Infrastruktur fisik hanyalah salah satu aspek, sementara kualitas guru, kurikulum, serta keberlanjutan program akan menentukan apakah proyek ini benar-benar menjadi solusi atau hanya pencitraan.

Presiden Prabowo sendiri menyatakan bahwa Sekolah Rakyat adalah bagian dari strategi besar untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.

Jika terlaksana dengan baik, program ini bisa menjadi tonggak sejarah baru dalam pembangunan manusia Indonesia.

Tapi jika gagal, maka publik berhak menuntut transparansi atas penggunaan triliunan rupiah dana negara.

Publik kini menanti, apakah November nanti hanya akan jadi panggung seremonial, atau benar-benar menjadi awal perubahan nyata dalam dunia pendidikan nasional.

BACA JUGA:Siswa yang Ketahuan Merokok dan Kepsek SMAN 1 Cimarga Sepakat Berdamai, Aksi Mogok Belajar Berakhir

BACA JUGA:Tak Ingkar Janji, Afdan Nanung Serap Aspirasi Saat Reses dengan Warga Kelurahan Cimone Jaya Karawaci Tangerang

Yang pasti, mata publik kini tertuju pada Sekolah Rakyat — proyek ambisius yang bisa jadi kebanggaan atau justru bumerang.

Kategori :