Viral Video Anggota TNI AL Pukul Driver Ojol di Grogol, TNI Janji Proses Hukum

Rabu 22 Oct 2025 - 08:00 WIB
Reporter : Rida Satriani
Editor : Rida Satriani

BACA JUGA:Pihak Angkatan Laut Pastikan Proses Peradilan Oknum TNI Bunuh Jurnalis Juwita Berlangsung Transparan!

Menanggapi insiden tersebut, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal), Laksamana Pertama TNI Tunggul, membenarkan bahwa pelaku pemukulan adalah anggota aktif TNI AL. 

“Menanggapi terkait insiden anggota TNI AL dengan driver ojol adalah benar bahwa yang bersangkutan adalah anggota TNI AL bernama Serka OTB yang berdinas di Lafial,” kata Tunggul saat dikonfirmasi, Selasa (21/10/2025).

Lafial atau Lembaga Farmasi Tentara Nasional Indonesia merupakan satuan tempat Serka OTB bertugas. 

Tunggul menegaskan bahwa pihaknya telah meminta klarifikasi langsung dari Serka OTB dan akan menindaklanjuti kasus ini sesuai dengan aturan hukum yang berlaku di lingkungan militer.

“Saat ini yang bersangkutan dalam proses dimintai keterangan dan akan ditindak lanjut sesuai dengan hukum yang berlaku apabila terbukti melakukan pelanggaran,” tegasnya.

Respons Publik dan Sorotan Etika Aparat

BACA JUGA:Viral! Oknum TNI Aniaya Ojol di Pontianak hingga Patah Hidung, Kasus Berlanjut ke Peradilan Militer

BACA JUGA:Pemicu Blokade Jalan di Sorong Papua, Dugaan Oknum TNI Aniaya Warga Hingga Tewas

Insiden ini memicu beragam reaksi dari masyarakat, terutama di media sosial. 

Banyak netizen mempertanyakan etika dan profesionalisme aparat militer dalam menghadapi situasi sipil. 

Beberapa komentar menyayangkan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh Serka OTB, apalagi terhadap warga sipil yang hanya berusaha menghindari kecelakaan.

Kasus ini juga menjadi sorotan dalam konteks hubungan antara aparat dan masyarakat sipil, serta pentingnya penegakan disiplin di tubuh militer. 

TNI AL melalui Kadispenal telah berkomitmen untuk menindak tegas anggotanya jika terbukti melanggar hukum.

Penegakan Hukum dan Transparansi

TNI AL memastikan bahwa proses hukum terhadap Serka OTB akan dilakukan secara transparan dan sesuai prosedur. 

Hal ini menjadi bagian dari upaya institusi militer untuk menjaga kepercayaan publik dan menegakkan disiplin internal.

Meski belum ada keterangan resmi terkait sanksi atau hukuman yang akan dijatuhkan, publik berharap agar kasus ini menjadi pelajaran penting bagi seluruh aparat agar lebih bijak dan profesional dalam bertugas, terutama saat berinteraksi dengan masyarakat sipil.

Kategori :