Xi Jinping Kian Ketat, China Tangkap Puluhan Pendeta Gereja Tak Resmi

Sabtu 25 Oct 2025 - 20:39 WIB
Reporter : Melly
Editor : Melly

BACAKORAN.CO - Kebebasan beragama di China kembali menjadi sorotan dunia.

Puluhan pendeta dan jemaat dari sejumlah gereja rumah ditangkap aparat setempat, menandakan semakin ketatnya pengawasan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Xi Jinping terhadap kegiatan keagamaan yang tidak diakui negara.

China hanya mengakui dua organisasi Kristen resmi, yakni Asosiasi Katolik Patriotik dan Gerakan Protestan Tiga Diri, keduanya berada di bawah pengawasan ketat Partai Komunis China (PKC).

Namun, banyak umat Kristen di negara itu memilih beribadah di gereja rumah atau gereja independen yang tak terdaftar, salah satunya Zion Protestant Church, yang kini menjadi sasaran utama aparat.

BACA JUGA:Pramono Anung Tak Main-Main! ASN DKI yang Flexing di Medsos Akan Langsung Dipecat, Tak Ada Ampun dari Gubernur

BACA JUGA:Lisa Mariana Diperiksa Bareskrim, Kuasa Hukum Ridwan Kamil Bongkar Inti Kasus!

Awal Oktober lalu, sekitar 30 pendeta dan jemaat Zion Church ditangkap di sedikitnya tujuh provinsi.

Pendiri gereja, Jin “Ezra” Mingri, termasuk di antara mereka yang dibawa untuk diperiksa.

Menurut laporan organisasi ChinaAid, beberapa aparat dilaporkan merusak pintu, memutus aliran listrik, bahkan menyamar sebagai teknisi demi bisa masuk ke rumah-rumah para jemaat.

Sebagian besar dari mereka didakwa menyebarkan “konten keagamaan ilegal secara daring” setelah gereja ini aktif menggelar ibadah online sejak 2018.

BACA JUGA:Sandra Dewi Keberatan, Kejaksaan Agung Tak Gentar dan Akan Tetap Lelang Aset Hasil Korupsi Timah!

BACA JUGA:Tersangka Tapi Tak Ditahan, Lisa Mariana Wajib Lapor ke Bareskrim Polri!

Kini, Zion Church diketahui memiliki sekitar 10.000 anggota di 40 kota besar China.

Kecaman Dunia Internasional

Aksi penangkapan ini memicu kecaman global.

Thomas Rachel, Komisaris Jerman untuk Kebebasan Beragama, menyebut tindakan China sebagai pelanggaran hak asasi manusia dan menuntut pembebasan segera bagi para pendeta.

Kategori :