KPK Periksa Valentino Matthew Terkait Dugaan Suap dan TPPU Mahkamah Agung!

Senin 03 Nov 2025 - 21:02 WIB
Reporter : Ayu
Editor : Ayu

Namun penyidikan berkembang lebih jauh ke arah dugaan TPPU, yang menyeret sejumlah nama baru ke dalam pusaran perkara.

Beberapa nama yang ikut terseret dalam pengembangan kasus TPPU ini antara lain Hasbi Hasan sendiri, penyanyi Windy Idol, serta kakak Windy yang berprofesi sebagai wiraswasta, Rinaldo Septariando B.

Selain itu, KPK juga telah menahan Menas Erwin Djohansyah pada 25 September 2025, setelah ditemukan bukti aliran dana dan keterlibatan aktif dalam pengurusan perkara-perkara tersebut.

Atas perbuatannya, Menas disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b, atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, yang telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001, juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

BACA JUGA:Sempat Jadi Couple Goals, Hari Ini Raisa dan Hamish Daud Jalani Sidang Perdana Perceraian!

BACA JUGA:Pengedar Narkoba Kecele, Jual Sabu-sabu Kepada Polisi, Bandarnya Lolos

KPK juga masih mendalami kemungkinan keterlibatan pihak-pihak lain, termasuk keluarga terdekat para tersangka.

Fokus penyidikan kini mengarah pada kemungkinan adanya aliran dana hasil suap yang dialihkan ke aset pribadi melalui skema pencucian uang.

Valentino Matthew, sebagai anak dari Menas, menjadi salah satu figur kunci yang diharapkan dapat memberikan keterangan penting dalam mengurai benang kusut kasus ini.

Ketidakhadiran Valentino dalam dua kali panggilan KPK menimbulkan tanda tanya besar.

BACA JUGA:Red Notice Riza Chalid dan Jurist Tan Tak Kunjung Terbit, Polri Ungkap Alasannya!

BACA JUGA:Diciduk Kasus Narkoba, Onad Ajukan Permohonan Rehabilitasi, Polda: Punya Hak!

Apakah ia sengaja menghindari pemeriksaan, atau ada alasan lain yang belum diungkap ke publik? KPK sendiri belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait langkah hukum yang akan diambil jika Valentino terus mangkir.

Dengan semakin banyaknya nama yang terseret dan aliran dana yang terdeteksi, kasus ini berpotensi menjadi salah satu skandal hukum terbesar yang melibatkan institusi peradilan tertinggi di Indonesia.

Publik pun menanti transparansi dan ketegasan KPK dalam menuntaskan perkara ini hingga ke akar-akarnya.

Kategori :