BACAKORAN.CO - KH Miftachul Akhyar selaku Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kecam keras aksi gua Elham asal Kediri.
Dalam video yang merekam aksi Gus Elham Yahya Lukman yang viral telah mencium anak perempuan tersebut, ia ingin aparat bertindak tegas.
Menurut Miftach, perbuatan Elham adalah cara dakwah yang tak tepat dan bahkan cenderung merusak.
Ia pun berharap agar Ellham diberikan sanksi atas perbuatannya agar jera.
BACA JUGA:Gus Elham Minta Maaf Usai Video Cium Anak Viral, Kini Tuai Kecaman dari Eks Menteri Susi Pudjiastuti
BACA JUGA:Viral! Video Gus Elham Yahya Cium Anak Kecil, Wamenag Geram Beri Respon Begini
"Dakwah macam apa seperti itu, kelakuannya itu mencium-cium, merusak itu. Tidak boleh muncul lagi, bila perlu diberi sanksi yang menjerakan," ucap Miftach kepada awak media di Uinsa Surbaya, dilansir Bacakoran.co dari CNN Indonesia, Jum'at (14/11/2025).
Tak hanya itu, Miftach bahkan meminta pihak berwenang untuk menindak aksi yang dilakukan oleh Ellham, karena ungkapnya, PBNU hanya bisa memberikan sanksi administratif.
"Ya yang berwajib (yang bisa menindak). Kalau NU sanksinya administrasi. Pihak berwajib harus menjemput bola," ucapnya.
Untuk mencegah agar kasus serupa tak terjadi lagi, PBNU telah membentuk tim satuan tugas (satgas) untuk mengawasi tindakan-tindakan di luar batas saat berdakwah.
BACA JUGA:Jadi Tersangka, Roy Suryo CS Jalani Pemeriksaan 9 Jam Terkait Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi!
"PBNU membentuk tim satgas, sudah dibentuk," kata dia.
Sebelumnya pendakwah muda asal Kediri, Gus Elham Yahya, tengah menjadi sorotan lantaran video Gus Elham Yahya mencium anak kecil yang beredar luas di media sosial.
Dalam video tersebut, terlihat interaksi yang oleh sebagian masyarakat dianggap melampaui batas profesional dakwah yakni mencium pipi dan memasukkan sebagian pipi anak perempuan kecil ke dalam mulutnya.