Kepala Bidang Operasi SAR Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengungkapkan bahwa pihaknya segera melakukan langkah cepat begitu menerima informasi dari AirNav mengenai titik koordinat terakhir pesawat.
BACA JUGA:KPK Dalami Dugaan Gratifikasi Eks Sekjen MPR Ma’ruf Cahyono, Ini Perkembangan Terbarunya
“Saat ini, kami telah menuju lokasi yang diberikan koordinat dari AirNav di sekitar Kabupaten Maros, tepatnya di wilayah Leang Leang,” ujar Andi kepada media.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa tim SAR tidak menunggu lama untuk bergerak, mengingat setiap detik sangat berharga dalam operasi pencarian dan penyelamatan.
Lebih lanjut, Andi menjelaskan bahwa Basarnas telah memberangkatkan tiga tim utama untuk melakukan pencarian.
“Total ada tiga tim yang bergerak dengan jumlah personel kurang lebih 25 orang,” katanya.
BACA JUGA:Mobil Listrik DFSK Hangus Terbakar di Tol JORR, Ini Lokasi dan Kronologinya
BACA JUGA:Tragis! SUV Tabrak Tiang Traffic Light di Patung Kuda Jakarta, Pengemudi Tewas
Tim pertama yang berjumlah lima orang ditugaskan melakukan asesmen awal di lokasi, sementara tim kedua dengan 15 personel segera menyusul untuk memperkuat pencarian.
Tidak berhenti di situ, tim tambahan dengan kekuatan sekitar 40 orang juga disiapkan untuk diberangkatkan, sehingga operasi pencarian dapat dilakukan secara lebih masif dan menyeluruh.
Meski upaya pencarian telah dilakukan secara intensif, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi mengenai jumlah kru maupun penumpang yang berada di dalam pesawat ATR 400 tersebut.
“Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport itu bertolak dari Yogyakarta menuju Makassar, namun hingga kini kami belum bisa memastikan jumlah orang di dalamnya," tambah Andi.
BACA JUGA:Akses Wilayah Pulih, Pemerintah Pastikan Tak Ada Lagi Daerah Terisolasi Pascabencana di Sumatera
Pernyataan ini menunjukkan bahwa proses verifikasi masih berlangsung, sementara fokus utama tim SAR adalah menemukan keberadaan pesawat secepat mungkin.