Pendaki Dilaporkan Hilang di Bukit Mongkrang, Jalur Resmi Ditutup dan SAR Dikerahkan Perluas Pencarian

Senin 19 Jan 2026 - 13:21 WIB
Reporter : Yudha IP
Editor : Yudha IP

BACAKORAN.CO - Seorang pendaki bernama Yasid Ahmad Firdaus (26) dilaporkan hilang saat melakukan pendakian di Bukit Mongkrang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Hingga Senin (19/1/2026), tim SAR gabungan masih melakukan upaya pencarian secara intensif di sejumlah titik yang dinilai rawan di jalur pendakian tersebut.

Laporan mengenai hilangnya pendaki diterima petugas basecamp setelah korban tidak kunjung kembali turun gunung bersama rombongannya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar segera berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk melakukan pencarian sejak Minggu sore hingga malam hari, meskipun upaya awal tersebut belum membuahkan hasil.

Kepala Pelaksana BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno, menyampaikan bahwa pencarian diperluas dengan mengerahkan enam Search and Rescue Unit (SRU) yang diberangkatkan secara bertahap mulai Senin pagi.

BACA JUGA:Imbas Banjir, KAI Batalkan 11 Perjalanan dari Jakarta dan Refund Tiket 100 Persen hingga Rp3,5 Miliar

BACA JUGA:Klarifikasi Perempuan Akun Queivns soal Video Mirip Ricky Harun di Karaoke, Bantah Jadi LC

Personel gabungan dari berbagai instansi dilibatkan guna mempercepat proses pencarian di jalur pendakian utama maupun jalur alternatif.

“Kami memberangkatkan enam Search and Rescue Unit (SRU) untuk melakukan pencarian. SRU 1 berjumlah 18 personel dan SRU 2 sebanyak 19 personel yang diberangkatkan pada pukul 09.00 WIB. Selanjutnya, SRU 3 yang terdiri atas lima personel mulai bergerak pukul 09.15 WIB. SRU 4 berjumlah 11 personel, SRU 5 sebanyak 13 personel diberangkatkan pukul 09.52 WIB, serta SRU 6 yang terdiri atas 10 personel diberangkatkan pada pukul 10.00 WIB,” ujar Hendro, dikutip dari detikJateng, Senin (19/1/2026).

Ia menjelaskan bahwa korban mendaki Bukit Mongkrang bersama tiga rekannya pada Minggu (18/1/2026) sekitar pukul 06.30 WIB.

Keempat pendaki dilaporkan sempat mencapai puncak sekitar pukul 08.00 WIB sebelum memutuskan untuk turun kembali menuju basecamp.

BACA JUGA:Diduga Terlibat Cabuli Mahasiswi KKN UMP, Kepala Dusun dan Pengurus Karang Taruna Desa Srikembang 1 Tersangka

BACA JUGA:Noe Letto Resmi Jadi Tenaga Ahli DPN, Latar Pendidikan Akademisnya Disorot Ternyata Bukan Sembarang

Namun, dalam perjalanan turun, rombongan tersebut terpisah di atas Pos 3.

Dua pendaki terdepan telah lebih dahulu tiba di basecamp, sementara satu pendaki lain datang belakangan.

Kategori :