Imbas Banjir, KAI Batalkan 11 Perjalanan dari Jakarta dan Refund Tiket 100 Persen hingga Rp3,5 Miliar
Ilustrasi loket layanan PT KAI untuk pengurusan tiket dan pengembalian dana akibat gangguan perjalanan.--ANTARA/HO-Humas Daop 7 Madiun
BACAKORAN.CO - PT Kereta Api Indonesia (Persero) membatalkan sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh akibat gangguan prasarana berupa genangan banjir yang merendam jalur rel di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah.
Pembatalan tersebut berdampak pada perjalanan kereta api dari dan menuju wilayah Daop 1 Jakarta.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa hingga Senin siang, terdapat beberapa perjalanan yang tidak dapat dijalankan demi menjaga keselamatan dan keamanan perjalanan penumpang.
“Pada hari Senin, 19 Januari 2026 update hingga siang hari, terdapat sejumlah perjalanan kereta api yang tidak dapat dijalankan,” ujar Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, dalam keterangan tertulis, dikutip dari Kompas.com, Senin (19/1/2026).
Pembatalan perjalanan tersebut juga berdampak pada kondisi keuangan perusahaan.
BACA JUGA:Klarifikasi Perempuan Akun Queivns soal Video Mirip Ricky Harun di Karaoke, Bantah Jadi LC
KAI mencatat nilai pengembalian dana tiket kepada pelanggan telah mencapai miliaran rupiah akibat gangguan operasional yang terjadi.
“Saat ini Rp3,5 miliar untuk pembatalan kereta api,” ujar Ririn di Jakarta, dikutip dari Antara, Senin (19/1/2026).
Sebagai bentuk perlindungan terhadap hak penumpang, KAI menetapkan kebijakan pengembalian dana tiket secara penuh bagi pelanggan yang terdampak pembatalan maupun gangguan signifikan pada perjalanan kereta api.
Rincian Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan
PT Kereta Api Indonesia (Persero) membatalkan sebanyak 11 perjalanan kereta api jarak jauh yang berangkat dari Jakarta akibat gangguan operasional imbas banjir di jalur rel wilayah Pekalongan, Jawa Tengah.
BACA JUGA:Noe Letto Resmi Jadi Tenaga Ahli DPN, Latar Pendidikan Akademisnya Disorot Ternyata Bukan Sembarang
BACA JUGA:Brukk! Pabrik Air Kemasan di Sumedang Rata Tanah Tertimbun Longsor, Diduga Imbas Hujan Deras