Selain itu, dukungan perangkat lunak yang panjang dan nilai jual kembali yang relatif tinggi membuat banyak orang berpikir: iphone itu investasi jangka panjang.
Kayak gadget mahal tapi tahan banting secara nilai dan penggunaan.
2. Stok & Distribusi Lebih Terkontrol
Kalau dulu sering dengar isu “stock iPhone sering habis”, sekarang Apple udah jauh lebih baik soal distribusi globalnya.
Bahkan di negara-negara yang biasanya ketat soal harga dan daya beli, iPhone 17 masih tersedia dan terdistribusi cukup merata.
Kenapa ini penting? Karena kalo gadget itu enggak gampang ditemukan, permintaan bisa tumbuh lebih cepat dari pasokan dan jadi sinyal bahwa orang masih mau beli bukan sekadar beli karena lagi diskon.
Nggak Main-main: Angka Penjualan iPhone 17 yang Bikin Terkesima
BACA JUGA:Diskon Jutaan Rupiah Khusus Republic Day Guncang India, iPhone 17 Kini Bisa Dibeli Lebih Murah
BACA JUGA:7 Keunggulan Samsung Galaxy S26 Ultra Bikin iPhone 18 Pro Max Ketar-Ketir, Ini Alasannya di 2026
Sekarang mari lihat gambaran angka yang lebih konkret dari pasar smartphone global dan posisi iPhone 17 di dalamnya.
iPhone 17 justru jadi salah satu motor pertumbuhan Apple tahun 2025, bahkan di saat banyak brand lain ngalamin penurunan pengiriman smartphone secara global.
Data dari beberapa lembaga riset menunjukkan hal menarik:
Apple diperkirakan mengirim lebih dari 247 juta unit iPhone di 2025, angka yang merupakan rekor baru dan tumbuh sekitar 6,1% dibanding tahun sebelumnya.
Permintaan iPhone 17 di pasar seperti China meningkat pesat, bahkan membuat Apple kembali menguasai pasar setelah sempat tertinggal oleh kompetitor lokal.
Penjualan awal iPhone 17 juga mengungguli seri sebelumnya (iPhone 16) di pasar penting seperti AS dan China.
BACA JUGA:7 Keunggulan Samsung Galaxy S26 Ultra Bikin iPhone 18 Pro Max Ketar-Ketir, Ini Alasannya di 2026