Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah, menegaskan bahwa keterangan Reza Arap sangat diperlukan karena namanya muncul dalam kesaksian.
"Dari satu saksi dia (Reza) hadir di TKP pada saat diinfokan meninggal. Iya setelah dikabari. Makanya kan dugaan masih ada, kalau dugaan belum tahu kan, kita masih ada saksi yang jelas melihat cuman dia ada di TKP," kata Iskandarsyah dikutip dari Tribunnews.com.
Polisi masih mendalami apakah Reza berada di lokasi sebelum kejadian atau hanya sesudahnya.
"Kalau di TKP saat kejadian atau pada saat sebelumnya kita masih dalamin. Kan waktunya, kita juga polisi nggak lihat, hanya saksi-saksi ini kita masih dalami semuanya," sambungnya.
Hingga Senin malam, polisi masih menunggu kehadiran Reza untuk memberikan keterangan resmi.
Detail Penemuan dari Kapolres
BACA JUGA:Ini Fakta Kronologi Selebgram Lula Lahfah Meninggal Dunia Versi Kepolisian
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan, mengonfirmasi detail penemuan jenazah Lula.
"Benar, telah ditemukan seorang perempuan meninggal dunia atas nama Lula Lahfah di Kamar Ruang 25 BN, Lantai 25 Apartemen Essence," ujarnya.
Saksi bersama pengelola apartemen mendobrak pintu dan menemukan Lula dalam kondisi memprihatinkan.
"Kondisi almarhumah tidak adanya nafasnya, dalam kondisi terlentang dengan mulut terbuka warna biru. Saksi sempat memeriksa denyut nadi dan detak jantung korban, namun sudah tidak ditemukan tanda-tanda kehidupan," jelas Putu Yuni.
Temuan Medis di TKP
Kapolsek Metro Kebayoran Baru, AKBP Endy Mahandika, menambahkan bahwa hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan tanda kekerasan.
"Catatan dari pemeriksaan awal, tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Ditemukan obat-obatan serta surat rawat jalan dari RSPI di lokasi," ungkapnya.
Sebelum ditemukan meninggal, Lula memang sempat berobat didampingi asisten pribadinya.
Bahkan, sekitar pukul 19.23 WIB pada hari kejadian, dokter pribadi korban sempat hadir untuk melakukan pemeriksaan awal sebelum jenazah dievakuasi.
Proses Pemakaman
Jenazah Lula Lahfah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati untuk visum. Setelah disemayamkan di rumah duka RSPAD Gatot Subroto, almarhumah dimakamkan di TPU Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, pada Sabtu (24/1/2026).