BACAKORAN.CO – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, tengah menjadi sorotan publik setelah pernyataannya mengenai penyebab anak-anak putus sekolah ramai diperbincangkan di media sosial.
Dalam sebuah video singkat yang beredar di Instagram, serta dalam podcast bersama Helmy Yahya, Dadan menegaskan bahwa faktor utama yang membuat banyak siswa berhenti sekolah bukanlah biaya pendidikan, melainkan ketidakmampuan orang tua menyediakan uang jajan harian.
Uang Jajan Jadi Faktor Penentu
Dalam video berdurasi 29 detik yang diunggah akun @feedgramindo pada 1 Februari 2026, Dadan menyampaikan pandangannya secara lugas.
BACA JUGA:Lagi-lagi Kasus Keracunan MBG Terjadi! Siswa SMPN 31 Palembang Mual Usai Santap Roti
BACA JUGA:MBG Tetap Jalan Saat Puasa, Pemerintah Bagikan Menu Spesial Ramadan untuk Anak Sekolah dan Pesantren
“Apa sih yang menyebabkan banyak anak putus sekolah, kan pendidikan di kita sudah gratis ya, sebagian besar kecuali sekolah-sekolah swasta yang terkenal. Ternyata banyak keluarga anaknya putus sekolah karena kemampuan orang tua memberi jajan uang harian kepada anak itu yang menyebabkan banyak putus sekolah,” ujarnya.
Pernyataan serupa juga ia sampaikan dalam podcast bersama Helmy Yahya yang ditayangkan pada 8 Agustus 2025.
Menurut Dadan, meskipun biaya pendidikan di sekolah negeri sudah ditanggung pemerintah, banyak anak tetap tidak mampu melanjutkan sekolah karena kebutuhan sehari-hari, terutama uang jajan, tidak terpenuhi.
Kondisi ini membuat sebagian siswa memilih membolos hingga akhirnya putus sekolah.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Sebagai solusi, Dadan menekankan pentingnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Badan Gizi Nasional.
Program ini menyediakan makanan bergizi bagi siswa di sekolah, sehingga kebutuhan nutrisi mereka tetap terpenuhi meski orang tua kesulitan memberikan uang jajan.
“Jadi hadirnya makan bergizi menyelamatkan mereka,” tandas Dadan.
Program MBG disebut sebagai langkah strategis untuk menekan angka putus sekolah sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak.
Dengan adanya makanan bergizi di sekolah, siswa tidak lagi bergantung pada uang jajan harian, sehingga mereka tetap termotivasi untuk hadir dan belajar.
Profil Singkat Dadan Hindayana
BACA JUGA:MBG Tetap Jalan Saat Puasa, Pemerintah Bagikan Menu Spesial Ramadan untuk Anak Sekolah dan Pesantren