Kepala BGN Dadan Hindayana Ungkap Uang Jajan Jadi Penyebab Anak Putus Sekolah, MBG Disebut Penyelamat

Senin 02 Feb 2026 - 08:00 WIB
Reporter : Rida Satriani
Editor : Rida Satriani

BACA JUGA:Sekolah Mendadak Panik! 33 Siswa SMAN 2 Kudus Diduga Keracunan Soto MBG Saat Jam Pelajaran

Dadan Hindayana lahir di Garut, Jawa Barat, pada 10 Juli 1967. Ia dilantik sebagai Kepala BGN oleh Presiden Joko Widodo pada 19 Agustus 2024, berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2024. 

Kariernya berlanjut di era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Riwayat pendidikannya cukup panjang dan berprestasi. Setelah menamatkan SMA di Cimahi pada 1986, ia melanjutkan studi S1 Proteksi Tanaman di Institut Pertanian Bogor (IPB) dan lulus pada 1990. 

Kemudian ia menempuh pendidikan S2 bidang Entomologi Terapan di Universitas Bonn, Jerman, dan rampung pada 1997. 

Tak berhenti di sana, Dadan meraih gelar doktor di Gottfried Wilhelm Leibniz Universität Hannover (LUH) pada tahun 2000.

Sebelum menjabat di pemerintahan, Dadan dikenal sebagai akademisi di IPB dengan spesialisasi entomologi, yakni ilmu tentang serangga. 

Ia pernah dikukuhkan sebagai lektor dan aktif mengajar, mendalami aspek morfologi, anatomi, fisiologi, ekologi, hingga peran serangga bagi manusia dan lingkungan.

BACA JUGA:Sekolah Mendadak Panik! 33 Siswa SMAN 2 Kudus Diduga Keracunan Soto MBG Saat Jam Pelajaran

BACA JUGA:BGN Tegaskan SPPG yang Tolak Pasokan UMKM dan Petani Lokal di Program MBG Akan Disuspend!

Pernyataan Dadan mengenai uang jajan sebagai penyebab anak putus sekolah memicu diskusi luas di masyarakat. 

Banyak pihak menilai bahwa faktor ekonomi keluarga memang masih menjadi tantangan besar dalam dunia pendidikan. 

Meski biaya sekolah sudah ditanggung pemerintah, kebutuhan sehari-hari siswa tetap harus diperhatikan agar mereka tidak kehilangan motivasi belajar.

Program MBG yang digagas BGN pun mendapat apresiasi sebagai langkah nyata untuk mengatasi masalah tersebut. 

Dengan adanya dukungan gizi di sekolah, diharapkan anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap bisa melanjutkan pendidikan tanpa terbebani masalah uang jajan.

Kategori :